Breaking News:

Pelaku Penembak Misterius Tokoh Agama di Tangerang Terungkap

Polisi ringkus pelaku penembakan tokoh agama di Kunciran, Pinang, Tangerang, Banten. Modus pembunuhan pria inisial A (39) mulai terungkap.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Lilis Setyaningsih
Info_Ciledug
Garis polisi dipasang di lokasi penembakan seorang pria di Pinang, Tangerang, Banten, Sabtu (18/9/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Polisi ringkus pelaku penembakan tokoh agama di Kunciran, Pinang, Tangerang, Banten. Modus pembunuhan pria inisial A (39) mulai terungkap.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan pihaknya telah menemukan titik terang dari kasus penembakan misterius yang terjadi Sabtu (18/9/2021) lalu.

"Pelaku sudah (ditangkap)," ujar Tubagus dikonfirmasi Selasa (28/9/2021).

Namun Tubagus masih enggan merinci berapa pelaku yang terlibat dalam insiden penembakan itu.

Ia juga masih enggan menyebut modus dari penembakan yang tewaskan tokoh agama sekaligus ahli pengobatan alternatif itu.

Baca juga: Polisi: Tak Ada Saksi Yang Melihat Langsung Penembakan Ustaz Armand di Tangerang

Baca juga: Penembakan Ustaz Armand, Polisi Periksa Lima Saksi dan Analisa Rekaman CCTV

Kata Tubagus, pihaknya akan segera melakukan konferensi pers untuk menjelaskan kronologis kasus tersebut.

"Nanti akan kami sampaikan," katanya.

Diberitakan sebelumnya tokoh agama di Kunciran, Pinang, Tangerang, Banten menjadi korban penembakan. Polisi temukan proyektil peluru saat olah TKP. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa peristiwa penembakan misterius itu terjadi Sabtu (18/9/2021).

Kata Yusri, dari hasil pemeriksaam sementera peristiwa penembakan itu terjadi pukul 18.30 WIB. Korbannya adalah pria inisial A (39).

Baca juga: Polisi: Pelaku Penembakan Ustaz Armand, Terekam Kamera CCTV

Baca juga: Sebut Penembakan Ustaz Diduga Pembunuhan Berencana, Reza Indragiri Amriel: Berarti Ada Dalangnya

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved