Senin, 27 April 2026

Polisi: Tak Ada Saksi Yang Melihat Langsung Penembakan Ustaz Armand di Tangerang

Sebab tak ada satu orang pun yang melihat langsung saat korban, ditembak sosok orang tak dikenal.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Desy Selviany
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kepolisian terkendala saksi dalam menyelidiki kasus penembakan Ustadz Armand, tokoh agama di Kunciran, Pinang, Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu.

Sebab tak ada satu orang pun yang melihat langsung saat korban, ditembak sosok orang tak dikenal.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan tim penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Polda Metro Jaya masih bekerja mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi.

Sampai saat ini katanya sudah 12 saksi diperiksa atas penembakan misterius tersebut.

Kepolisian juga masih menganalisa CCTV yang ada di lokasi.

"Karena pas penembakan ini kan tidak ada saksi yang melihat langsung. Memang ada saksi yang mendengar saja bunyi tembakan," ujar Yusri saat dihubungi Jumat (24/9/2021).

Saat saksi keluar memeriksa suara tembakan, kata Yusri, ia mendapati korban sudah tergeletak.

Keterangan itu didapat baik dari istri, tetangga, dan keponakan korban yang mengaku tak melihat langsung peristiwa tersebut.

"Jadi masih kami dalami. Kami lagi mengumpulkan keterangan," kata Yusri.

Diketahui tokoh agama di Kunciran, Pinang, Tangerang, Banten yakni Ustaz Armand, menjadi korban penembakan hingga tewas. Polisi menemukan proyektil peluru di lokasi kejadian saat melakukan olah TKP. 

Yusri Yunus menjelaskan bahwa peristiwa penembakan misterius itu terjadi, Sabtu (18/9/2021).

Kata Yusri, dari hasil pemeriksaan peristiwa penembakan terjadi pukul 18.30 WIB.

Korbannya adalah Ustaz Armand (43).

"Berdasarkan keterangan saksi mendengar adanya bunyi letusan senjata kemudian melihat ada korban yang tergeletak dengan kondisi tertembak di daerah Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang," ujar Yusri saat dihubungi Minggu (19/9/2021).

Korban katanya sempat dibawa ke rumah sakit usai terkena luka tembak. Namun naas nyawa Ustaz Armand tak tertolong. (Des)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved