Minggu, 12 April 2026

Polisi: Pelaku Penembakan Ustaz Armand, Terekam Kamera CCTV

"Kami sudah melihat hasil rekamannya itu. Terduga pelaku tergambar di situ," ucapnya.

Info_Ciledug
Garis polisi dipasang di lokasi penembakan seorang pria di Pinang, Tangerang, Banten, Sabtu (18/9/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Jajaran kepolisian sampai saat ini masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku penembakan yang menewaskan Ustaz Armand, Sabtu (18/9/2021) lalu.

Penembakan terjadi di depan rumah Ustaz Armand di Jalan Nean Saba RT 02/RW 05, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Kasat Reskrim Polrestro Tangerang, Kompol Bonar Pakpahan menjelaskan bahwa ada rekaman CCTV milik warga sekitar rumah korban yang merekam peristiwa penembakan tersebut.

"Memang ada CCTV dan hasil rekamannya sudah kami amankan. Rekaman CCTV masih kami lakukan pendalaman lebih lanjut," kata Bonar saat dikonfirmasi Wartakotalive.com, Senin (20/9/2021).

Menurut Bonar, sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan terkait kasus ini.

Bahkan sejumlah petunjuk lain, baik itu proyektil peluru dan rekaman CCTV diamankan polisi.

"Kami sudah melihat hasil rekamannya itu. Terduga pelaku tergambar di situ," ucapnya.

Kendati demikian dalam rekaman CCTV tersebut, kata Bonar ada bagian yang terhalang pepohonan. Sehingga wajah pelaku tak terlihat jelas.

"Walau pun memang terhalang pohon, kami kan punya teknologi untuk menganalisa rekaman ini," kata Bonar.

Sebelumnya Kastuti istri dari Ustaz Armand (43) yang sempat menyaksikan kejadian itu, berharap polisi segera menangkap pelaku.

Di mana katanya satu dari pelaku mengenakan atribut ojek online (ojol).

"Saya maunya polisi cepat tangkap pelaku," ujar Kastuti saat dijumpai Warta Kota di rumah duka, Minggu (19/9/2021).

Ia mengungkapkan pelaku berjumlah dua orang berboncengan naik sepeda motor.

"Satu pelaku yang berjaga di motor pakai seragam ojek online. Jaketnya itu kelihatan masih baru warna hijau," ucapnya.

Sementara satu pelaku lagi mendekati korban. Dari arah dekat Ustaz Armand pun ditembak di bagian perut.

"Sudah sekitar 4 hari ada orang yang pakai atribut ojek online itu nongkrong di dekat rumah," kata Kastuti.

Warga awalnya tak memendam curiga kepada pelaku itu.

Namun dengan kejadian ini, akhirnya warga sekitar baru tahu ternyata pelaku sudah mengintai korban.

"Kami juga enggak kenal sama orangnya," katanya.(dik)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved