Selasa, 9 Juni 2026

MenkopUKM RI Teten Masduki Kunjungi UMKM Binaan YDBA

Kunjungan MenkopUKM RI dalam rangka mendukung UMKM memasuki rantai pasok industri melalui program kemitraan yang telah diatur dalam UU Ciptaker

Tayang:
YDBA
Pemilik UMKM Bengkel Toseng binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), Sutanto (kedua dari kanan) menyampaikan sejarah perjalanan bisnis bengkelnya kepada Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki (kanan), Direktur PT Astra International Tbk sekaligus Ketua Pembina YDBA Gita Tiffany Boer (kiri) dan Ketua Pengurus YDBA Sigit P. Kumala (kedua dari kiri) dalam kunjungan MenkopUKM RI ke UMKM binaan YDBA di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (26/9/2021). Kunjungan dilakukan MenkopUKM RI dalam rangka mendukung UMKM memasuki rantai pasok industri melalui program kemitraan yang telah diatur dalam UU Cipta Kerja. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia (MenkopUKM RI), Teten Masduki mengunjungi UMKM Bengkel Toseng & UMKM Pande Besi Putra Cendana dan Pisau T binaan YDBA di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Minggu (26/9/2021).

Kunjungan ini untuk mendukung UMKM Indonesia memasuki rantai pasok di berbagai bidang,

Dalam siaran pers yang diterima Wartakotalive.com, kunjungan ini turut dihadiri Direktur Astra sekaligus Ketua Pembina YDBA Gita Tiffani Boer, Deputi Bidang Kewirausahaan KemenkopUKM RI Siti Azizah, Staf Khusus Menteri Agus Santoso, Ketua Pengurus YDBA Sigit P. Kumala, Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono dan Head of Environment and Social Responsibility Astra Diah Suran Febrianti.

Pemilik UMKM Pande Besi Putra Cendana binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), Fajar Tri Anggoro (tengah) menunjukkan produk alat pertanian yang dihasilkannya kepada Menteri Koperasi & UKM RI (MenkopUKM RI) Teten Masduki (kiri) dan Wakil Bupati Banyumas Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono dalam kunjungan MenkopUKM RI ke UMKM binaan YDBA di Kabupaten Banyumas
Pemilik UMKM Pande Besi Putra Cendana binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), Fajar Tri Anggoro (tengah) menunjukkan produk alat pertanian yang dihasilkannya kepada Menteri Koperasi & UKM RI (MenkopUKM RI) Teten Masduki (kiri) dan Wakil Bupati Banyumas Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono dalam kunjungan MenkopUKM RI ke UMKM binaan YDBA di Kabupaten Banyumas (YDBA)

Dalam kunjungannya di UMKM Bengkel, MenkopUKM RI mengapresiasi YDBA yang berperan dalam meng-upgrade UMKM hingga pendapatannya naik.

Teten menambahkan UMKM Bengkel binaan YDBA juga telah memiliki embrio dalam pembentukan Koperasi, diharapkan koperasi tersebut dapat menjadi wadah dalam pengadaan sparepart, sehingga UMKM dapat bersaing dengan bengkelbengkel modern.

Teten juga menyampaikan, YDBA telah mempersiapkan UMKM sebagai industri yang siap naik kelas dan masuk ke dalam industri.

“Hal tersebut penting, karena apabila UMKM tidak didesain menjadi bagian dari industri, UMKM akan sulit naik kelas”, ujar Teten.

Oleh karenanya, Teten menyampaikan kembali pentingnya kemitraan antar usaha kecil dan perusahaan besar yang dapat mendukung naik kelas. Kemenkop sendiri memiliki visi ke depan bagaimana The Future SME di Indonesia yang bebasis produk kreativitas dan inovasi teknologi menjadi bagian dari rantai pasok, “Yang kecil dan besar bermitra yang sistemnya telah dibangun dalam UU
Cipta Kerja’, ucap Teten.

Baca juga: Program Ayah Angkat YDBA Perkuat Global Supply Chain

Baca juga: Dorong Perekonomian Digital, Tokko Sasar Para Pelaku UMKM

Teten juga berpesan kepada UMKM di Indonesia, khususnya UMKM bengkel binaan YDBA, bahwa UMKM harus memiliki standar pelayanan yang terpercaya.

UMKM harus siap dengan konsep yang modern dengan pelayanan digital, sehingga konsep tersebut semakin menciptakan kepercayaan pelanggan.

Dalam kunjungannya di UMKM Pande Besi YDBA, Teten juga berharap UMKM Pande Besi YDBA yang telah berkelompok dalam paguyuban, dapat membentuk koperasi yang bisa mendukung dalam penyediaan bahan baku, fasilitasi pemasaran dan pembiayaan.

Sementara itu Dalam menjalankan program pembinaan UMKM, Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) mendirikan Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) di Banyumas yang berperan dalam menjalankan program pembinaan UMKM, seperti Pelatihan, Pendampingan, Fasilitasi Pemasaran dan Fasilitasi Pembiayaan.

Di Banyumas sendiri, YDBA membina UMKM di bidang bengkel dan pande besi.

Baca juga: YDBA Rayakan 41 Tahun Berkarya Membina UMKM

Baca juga: Jelajah Virtual UMKM Binaan YDBA Bagikan Resep Omset Meroket Di Tengah Pandemi

Program pembinaan UMKM Bengkel dilakukan YDBA di Banyumas secara intens untuk meningkatkan standar pelayanan bengkel melalui program pelatihan manajemen, pelatihan teknis, fasilitasi pasar,

fasilitasi pembiayaan dan pengembangan komunitas melalui Himpunan Bengkel Binaan YDBA (HBBA).

Saat ini sebanyak 20 UMKM Bengkel di Banyumas aktif mengikuti program pembinaan YDBA.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved