Breaking News:

Program Ayah Angkat YDBA Perkuat Global Supply Chain

Sejak 2015 YDBA telah menjalankan program binaan Ayah Angkat yang terus berkembang di masa sekarang membuat usaha binaan menjadi ayah angkat

Penulis: Alex Suban | Editor: Alex Suban
Wartakotalive.com/Alex Suban
Penandatanganan komitmen kolaborasi Ayah Angkat antara Yayasan Dharma Bhakti Astra yang diwakiliki oleh Ketua Pengurus YDBA, Sigit P. Kumala (kiri bawah) dengan PT Yogya Presisi Tehnikatama Industri (YPTI) yang diwakili oleh Direktur YPTI, Prasetyo Yulianto Paulus (bawah kanan) disaksikan oleh Direktur Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut, Kementerian Perindustrian RI Ir. Dini Hanggandari, MSi. (kanan atas) dalam acara Penandatanganan MoU Ayah Angkat Kolaborasi YDBA dengan PT Yogya Presisi Tehnikatama Industri (YPTI) serta Talkshow dengan tema “Semangat Kolaborasi Memperkuat Global Supply Chain Industri Otomotif di Indonesia” secara daring, Rabu (8/9/2021). Kegiatan yang dihadiri oleh Kementerian Perindustrian ini diselenggarakan untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung Industri Kecil dan Menengah memasuki supply chain industri otomotif di Indonesia. Terhitung sejak 2019 hingga Agustus 2021, YPTI telah memberi kesempatan 9 Industri Kecil dan Menengah binaan YDBA di Solo untuk memasok produknya ke YPTI dengan jumlah komponen sebanyak lebih dari 47ribu pcs dengan nilai transaksi lebih dari Rp 1,5 miliar. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) berkolaborasi dengan PT Yogya Presisi Tehnikatama Industri (YPTI) berkomitmen untuk memperkuat global supply chain dengan melibatkan Industri Kecil dan Menengah binaan YDBA di Solo pada Rabu (8/9/2021).

Hal ini sebagai bagian dari program kolaborasi ‘Ayah Angkat’ yang diinisasi YDBA sejak tahun 2015.

Ketua Pengurus Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) Sigit P. Kumala, berharap program kolaborasi YDBA dan YPTI yang telah memberi kesempatan 9 Industri Kecil dan Menengah binaan YDBA di Solo untuk memasok produknya ke YPTI dengan jumlah komponen sebanyak lebih dari 47 ribu buah dengan nilai transaksi lebih dari Rp 1,5 miliar ini dapat terus memompa semangat Industri Kecil dan Menengah, tidak hanya di Solo, tetapi juga di seluruh Indonesia.

Baca juga: Pengurus YDBA Sambangi UMKM Binaan yang Eksis Di Saat Pandemi Covid-19

Baca juga: YDBA Rayakan 41 Tahun Berkarya Membina UMKM

Sigit juga berharap ke depan akan ada banyak lagi ayah angkat lainnya yang turut memberi kesempatan Industri Kecil dan Menengah untuk memasok produknya dan menjadi bagian dari supply chain industri otomotif di Indonesia.

Saat ini global supply chain di Indonesia telah melibatkan berbagai pelaku bisnis di Indonesia untuk saling berkolaborasi, termasuk Industri Kecil dan Menengah.

YPTI sendiri yang merupakan perusahaan yang pernah dibina oleh YDBA hingga mandiri.

Sebagai salah satu yayasan yang didirikan Astra dengan fokus membina Industri Kecil dan Menengah di tanah air, mendukung program global supply chain yang memiliki dampak terhadap perkembangan bisnis Industri Kecil dan Menengah.

Dalam program tersebut YDBA berkolaborasi dengan stakeholder untuk membina dan memberi kesempatan Industri Kecil dan Menengah memasok produknya sesuai standar quality, cost & delivery (QCD) yang dibutuhkan stakeholder.

Baca juga: Jelajah Virtual UMKM Binaan YDBA Bagikan Resep Omset Meroket Di Tengah Pandemi

Baca juga: Diskusi Virtual Berbagi Kiat UMKM Binaan YDBA Bertahan Di Tengah Pandemi Covid-19

Dalam kolaborasi ini, YDBA membina dan mendampingi Industri Kecil dan Menengah dalam menghasilkan produk yang dibutuhkan YPTI dengan standar yang telah ditetapkan.

Sedangkan YPTI berperan sebagai ayah angkat yang turut memberikan pembinaan, akses pasar serta mereview pencapaian standar QCD produk yang dihasilkan.

Komitmen kolaborasi tersebut ditandai dengan adanya penandatanganan MoU Ayah Angkat oleh Ketua Pengurus YDBA, Sigit P. Kumala dan Direktur YPTI, Prasetyo Yulianto Paulus disaksikan oleh Direktur Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut, Kementerian Perindustrian RI, Ir. Dini Hanggandari, MSi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, yaitu Pejabat Fungsional Penyuluh Perindustrian Direktorat Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut, Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut (Ditjen IKMA), Kementerian Perindustrian Irvan Kuswardana, S.T, MM, Sekretaris Pengurus YDBA Ida R. M. Sigalingging, Bendahara Pengurus YDBA Handoko Pranoto, Pengurus YDBA sekaligus Vice President Director PT Astra Daihatsu Motor Erlan Krisnaring Cahyono, Pengurus YDBA sekaligus Quality Technology Division Head PT Astra Honda Motor Setyo Budi Anang Yuliarto, Advisor YDBA Tonny Sumartono, Direktur Utama YPTI Petrus Tedja Hapsoro, Pemilik V Kurnia Teknik Sarwoko serta Industri Kecil dan Menengah manufaktur binaan YDBA lainnya di Solo.

Baca juga: YDBA dan PAMA Kawal Petani Konvensional Menjadi Petani Organik

Dalam kegiatan yang dilaksanakan secara virtual ini, Direktur Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut, Kementerian Perindustrian RI menyampaikan sambutannya, bahwa Ditjen IKMA akan senantiasa berupaya mewujudkan program pembinaan yang terarah, berkelanjutan dan tepat sasaran bagi Industi Kecil Menengah, juga dalam meningkatkan akses pasar dan kemitraan.

Ditjen IKMA Kementerian Perindustrian juga mendukung Program Ayah Angkat yang dilaksanakan oleh YDBA bersama YPTI dan berharap dapat berkolaborasi dan bersinergi untuk mewujudkan Industri Kecil dan Menengah yang berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun global.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved