Selasa, 21 April 2026

Pandemi Covid19

Wagub DKI Ingatkan Masyarakat Waspada terhadap Ancaman Gelombang Ketiga Covid-19

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap ancaman gelombang ketiga Covid-19 pada Desember 2021.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: LilisSetyaningsih
Warta Kota
Suasana Bus Transjakarta saat PPKM level 3 di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (24/8/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap ancaman gelombang ketiga Covid-19 pada Desember 2021 mendatang.

Masyarakat diimbau tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 dan kebijakan PPKM level 3 yang dikeluarkan pemerintah.

“Kita harus hati-hati, kita pernah naik-turun (kasus Covid-19) dan pernah naik lagi, sekarang turun lagi,” kata Ariza di Balai Kota DKI pada Selasa (21/9/2021) malam.

Ariza tak memungkiri pelonggaran aktivitas masyarakat seperti sekarang ini berpotensi pada penyebaran Covid-19, bila warga abai terhadap prokes. Ariza mengingingkan, kelonggaran aktivitas demi menonggrak ekonomi tersebut diiringi dengan kepatuhan prokes.

Baca juga: Wagub DKI Ahmad Riza Patria Minta Warga Ibu Kota Batasi Aktivitas di Luar Rumah Selama PPKM Level 3

Baca juga: RUMAH SAKIT Darurat Disiagakan Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Wagub DKI: Semuanya Stand By

“Sekarang mulai ada pelonggaran dan semakin longgar, berpotensi orang keluar rumah semakin banyak, lalu potensi interaksi semakin dan kerumunan semakin tinggi. Pada akhinya, potensi penyebaran juga bisa semakin tinggi,” ujar Ariza.

Menurutnya, di momen pelonggaran ini harusnya warga semakin patuh terhadap prokes karena edukasi sudah diberikan sejak awal Maret 2020 lalu. Bagi warga yang tidak memiliki kepentingan di luar rumah, hendaknya tetap berkegiatan di rumah.

“Mari kita tetap berada di rumah sebagai tempat terbaik, gunakan prokes secara bijak, patuh, dan disiplin serta melaksanakan PPKM level 3 secara bertanggung jawab,” jelasnya.

Seperti diketahui, epidemiolog dari Universitas Griffith Dicky budiman memprediksi, gelombang ketiga pandemi Covid-19 kemungkinan terjadi pada Desember 2021.

Baca juga: Di Masa PPKM Level 3 Pengelola TMII Akan Uji Coba Tiga Wahana Untuk Umum

Baca juga: Pasokan Darah Menipis di Masa PPKM Level 3, PMI DKI Jakarta Rajin Gelar Donor Darah

“Dulu saya memprediksi Oktober, tapi berubah lagi, mundur lagi, jadi Desember,” ujar Dicky.

Dicky menyebutkan, perubahan prediksi terjadi karena adanya intervensi yang dilakukan, seperti pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang terus diperpanjang.

Menurut dia, aturan pembatasan kegiatan dari pemerintah akan memperkecil potensi gelombang ketiga Covid-19. Jika aturan tersebut dilonggarkan, potensi gelombang ketiga itu akan semakin besar.

“Semakin kita konsisten, semakin disiplin dalam memberikan intervensi, termasuk capaian vaksinasi, ini akan membuat potensi (gelombang ketiga) itu semakin jauh atau mengecil,” katanya yang dikutip dari kompas.com.

Sebelumnya, gelombang kedua Covid-19 terjadi pada pertengahan Juli 2021 lalu. Saat itu, kasus aktif tembus 113.137 orang dalam sehari.

Bahkan proses pemakaman protokol Covid-19 saat itu rata-rata 400 jenazah per hari. Pemakaman protap Covid-19 dilakukan bagi mereka yang menunjukkan gejala Covid-19 dengan jelas, tetapi hasil tes PCR belum keluar saat mereka dinyatakan meninggal.

Karena itulah, mereka tidak bisa dikategorikan sebagai konfirmasi Covid-19 sebelum adanya kepastian hasil laboratorium. Sedangkan kematian terkonfirmasi Covid-19 atau yang sudah keluar hasil tesnya positif, proses pemakamannya mencapai 200-an per hari. (faf)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved