Breaking News:

Di Masa PPKM Level 3 Pengelola TMII Akan Uji Coba Tiga Wahana Untuk Umum

Uji coba akan dilakukan tanggal 17 September2021 setelah selesai proses penilaian CHSE dari Kementerian Parekraf RI

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Agus Himawan
Tribunnews/Herudin
Duta Satwa Indonesia Qory Sandioriva dengan Burung Kakaktua saat mengunjungi Taman Burung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (19/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai melakukan uji coba pembukaan beberapa tempat wisata di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3.

Ada tiga tempat wisata yang mulai dibuka, yakni Taman Mini Indonesia Indah, Ancol, dan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan.

TMII misalnya, akan melakukan uji coba pembukaan wahana rekreasi untuk umum pada Jumat (17/9/2021). Jumlah pengunjung dibatasi maksimal hanya 25 persen atau menampung 15.000 pengunjung.

“Uji coba akan dilakukan tanggal 17 September2021 setelah selesai proses penilaian CHSE dari Kementerian Parekraf RI,” kata Kepala Bagian Humas Badan Pelaksana Pengelola TMII, Adi Widodo pada Selasa (14/9/2021).

Adi mengatakan, penilaian CHSE merupakan program Kemenparekraf berupa penerapan protokol kesehatan yang berbasis pada cleanliness/kebersihan, health (kesehatan), safety (keamanan), dan environment sustainability (kelestarian lingkungan). Kata dia, sebetulnya TMII telah mengantongi sertifikat itu, hanya saja harus diperpanjang setiap tahun.

Baca juga: Dugaan Penyebab Terbaliknya KM Elang Laut di Kepulauan Seribu

Baca juga: Sudin KPKP Jakarta Pusat akan Telusuri Sumber Pemasok Daging Anjing di Pasar Senen 

“Sejak tanggal 13-16 September 2021 sedang dilakukan penilaian untuk mendapatkan sertifikat CHSE. TMII sudah memiliki sertifikat tersebut, dan saat ini sudah saatnya dievaluasi, karena tiap tahun harus diperpanjang,” jelas Adi.

Menurutnya, syarat masuk ke TMII sebetulnya hampir mirip dengan prokes yang selama ini diterapkan. Dimulai dari pengecekan suhu tubuh, wajib memakai masker, menjaga jarak, anak di bawah 12 tahun belum diizinkan, serta harus memakai aplikasi Pedulilindungi sebagai bukti telah mendapatkan vaksin, minimal dosis pertama.

Adi bilang, tidak semua wahana telah dibuka oleh pengelola, melainkan hanya wahana tertentu saja yang dapat dinikmati pengunjung. Keputusan ini tentunya karena mempertimbangkan kesehatan dari penyebaran Covid-19.

“Untuk wahana yang dibuka saat ini Taman Burung, Taman Reptilia, dan kereta gantung. Untuk anjungan daerah hanya sebatas halaman, sedangkan rumah adat belum dibuka,” jelas Adi.

Baca juga: Akhmad Hadian Lukita Direktur Utama PT LIB Berharap Dua Stadion di Bandung Bisa Digunakan Secepatnya

Baca juga: Diperiksa Hampir 11 Jam Terkait Kebakaran Tragis, Kepala Lapas Tangerang Tak Kunjung Keluar

Sementara untuk kawasan TMII, kata Adi, sudah bisa diakses masyarakat untuk kegiatan berolahraga seperti sepeda dan jogging. Adapun kawasan TMII dibuka khusus kegiatan olahraga sampai Kamis (16/9/2021). “Tiket online dan di loket langsung tetap bisa, baik tunai maupun non-tunai,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Seksi Pengawasan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Iffan mengatakan, izin pembukaan tempat wisata dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Lalu, untuk Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan sudah mendapatkan barcode PeduliLindungi sebagai syarat pertama operasional tempat wisata pada masa PPKM.

“Namun saat ini belum ada kepastian kapan uji coba Setu Babakan akan dilaksanakan, karena saat ini masih dalam persiapan untuk uji coba pembukaan dan penggunaan barcode,” ucapnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved