Senin, 27 April 2026

Kabar Jakarta

Pasokan Darah Menipis di Masa PPKM Level 3, PMI DKI Jakarta Rajin Gelar Donor Darah

Pandemi Covid-19, di mana diberlakukan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level 3 membut aktivitas masyarakat menjadi terbatas.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: LilisSetyaningsih
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Ketua PMI DKI Jakarta Rustam Effendi meninjau kegiatan donor darah dan vaksinasi yang bekerja sama dengan Koperasi Wahana Kalpika di Saung H. Ramly, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara. 

WARTAKOTALIVE.COM, CILINCING - Pandemi Covid-19, di mana diberlakukan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level 3 membut aktivitas masyarakat menjadi terbatas.

Hal ini juga berdampak pada pasokan darah di DKI Jakarta. Palang Merah Indonesia mengalami kekurangan pasokan, sehingga harus menjemput bola. Salah satunya dengan mengadakan donor darah. 

Kali ini, PMI DKI Jakarta bekerja sama dengan Koperasi Wahana Kalpika (KWK) menggelar donor darah dan vaksinasi yang digelar di Saung H. Ramly, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara. 

Ketua PMI DKI Jakarta Rustam Effendi mengatakan kegiatan semacam ini sangat efektif ditengah status PPKM Level 3 yang membuat aktivitas masyarakat menjadi sangat terbatas. 

Baca juga: Cerita Aris Bagyo Jadi Pendonor Plasma Konvalesen: Sering Donor Darah, Jadi Tak Terlalu Takut

Baca juga: Bantu Tambah Stok Darah PMI di Masa Pandemi, Duta BPJS Kesehatan Gelar Aksi Donor Darah

“Karena pada Level 3 PPKM ini orang yang datang sedikit, jadi kita bekerjasama dengan komunitas masyarakat untuk memenuhi kebutuhan darah di Jakarta,” ucapnya, di lokasi, Selasa (14/9/2021). 

Berdasarkan pengamatan, ketersediaan di DKI Jakarta untuk hari ini saja sangat minim sekitar 183 kantong darah. Sementara kebutuhan setiap harinya mencapai 1.000-1.200 kantong darah. 

“Jadi kami harus mencari sekitar 800 an kantong darah melalui kegiatan seperti ini. Kalau kita hanya nunggu di Kramat (Kantor PMI DKI Jakarta), tidak tercapai,” ungkapnya. 

Untuk itu model kegiatan donor darah seperti ini sangat mendukung. Sehingga akan dilakukan di tempat-tempat lain demi memenuhi kebutuhan kantong darah di DKI Jakarta.

Baca juga: Disinfektan Ramah Lingkungan Bisa Dibuat Sendiri di Rumah, PMI DKI Jakarta Ajarkan Cara Membuatnya

Baca juga: Penuhi Stok Plasma Konvalesen, PMI DKI Jakarta Konseling ke Pasien Sembuh Covid-19 di Lima RSUD

“Kami akan melakukan kerjasama secara rutin bukan hanya di Jakarta Utara tapi juga di Jakarta yang lain,” sambung Rustam. 

Ketua Koperasi Wahana Kalpika H. Ramli mengatakan bahwa hari ini ada sekitar 562 orang sopir KWK Jaklingko yang ikut terlibat kegiatan donor darah maupun vaksinasi di lokasi tersebut. 

“Terdiri dari dua bagian, pertama ada 251 sisanya siang karena harus bergantian,” tutur Ramli. 

Sementara seorang pendonor, Samsudin (43) mengaku ini adalah kali ketiga dirinya berinisiatif mendonorkan darah agar bisa dimanfaatkan oleh mereka yang membutuhkan. 

“Karena manusia saling membutuhkan, namanya orang juga ya kan jadi saya inisiatif pengen donor,” ungkap warga Kalibaru tersebut. 

Samsudin mengaku tidak ada masalah meski di tengah pandemi mendonorkan darah. Ia merasa tidak khawatir terpapar Covid-19 saat keluar dari rumah demi mendonorkan darah.

“Kalau itu (kemungkinan terpapar Covid-19) saya serahkan kepada Yang Kuasa,” ujarnya. (jhs)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved