Berita Jakarta

Anies Sebut Dunia Tercengang Melihat Kerja Kolosal di Indonesia dalam Penanganan Covid-19

Kerja kolosal ini membuat Jakarta mampu keluar dari gelombang kedua pandemi pada Juli 2021 silam.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Fitriandi al Fajri
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memimpin upacara peringatan ke-76 Hari Rapat Raksasa IKADA di Balai Kota DKI pada Senin (20/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, membeberkan dunia tercengang dengan penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Bagaimana tidak? Rakyat bersama pemerintah berkolaborasi dalam menuntaskan pandemi ini dengan baik.

Anies juga mengklaim kerja kolaborasi yang selama ini digaungkannya, sama seperti semangat Rapat Raksasa IKADA pada 19 September 1945 silam.

Dalam rapat itu, masyarakat memiliki aspirasi yang sama dengan para pemimpinnya untuk berjuang melawan penjajah.

Baca juga: Gelar Operasi Patuh Jaya, Satlantas Wil Jakarta Timur Bakal Tindak Tiga Pelanggaran Ini

“Hari ini kita melakukan langkah yang sama, antara yang berada di dalam pemerintahan bersama seluruh rakyat untuk bekerja bersama menuntaskan pandemi ini,” kata Anies saat memimpin upacara peringatan ke-76 Hari Rapat Raksasa IKADA di Balai Kota DKI pada Senin (20/9/2021).

Anies mengatakan, melawan pandemi tidak hanya diserahkan kepada pemerintah atau masyarakat saja.

Namun melawan pandemi merupakan kerja kolosal antara masyarakat dengan pemerintah.

“Alhamdulillah selama beberapa bulan ini kita menyaksikan kerja kolosal yang luar biasa. Kita sekarang mengistilahkan dengan terminologi kolaborasi, kerja bersama seluruh komponen,” ujar Anies.

Baca juga: Minta Maaf pada Konstituen PPP, Haji Lulung Janji Besarkan Partai dengan Menggandeng Generasi Muda

“Baik yang berada di jajaran atas nama negara dan baik di jajaran atas nama rakyat dengan berbagai badan yang ada di dalamnya. Bekerja bersama-sama menghadapi pandemi ini,” tambah mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini.

Kerja kolosal ini, kata dia, membuat Jakarta mampu keluar dari gelombang kedua pandemi pada Juli 2021 silam.

Saat itu, kasus aktif di Jakarta menembus 113.000 orang dalam sehari.

Baca juga: Gubernur Anies Baswedan Klaim Pemprov DKI Jakarta Telah Melakukan Mediasi Terkait Kasus Polusi Udara

“Hari ini dunia menengok ke Indonesia dengan rasa cengang. Betapa kita bisa menjalani masa ujian kemarin dengan baik dan sekarang kita berada di fase yang jauh lebih aman. Ini mengulang peristiwa september 1945 ketika rakyat dan para pemimpinnya menyatakan sebarisan, menyatakan selangkah dan menyatakan bergerak bersama,” jelas Anies.

Dalam kesempatan itu, Anies meminta kepada anak buahnya agar menyepelekan peristiwa Rapat Raksasa IKADA.

Sebab rapat itu adalah cikal bakal bangkitnya gerakan rakyat di seluruh Indonesia.

“Inilah cikal bakal solidnya gerakan rakyat bersama dengan pemerintah. Karena itu sekarang ini solidnya kita berkerja bersama dalam menghadapi pandemi, harus diteruskan dalam kerja bersama di berbagai aspek, rakyat memilih untuk datang ke lapangan IKADA karena mereka menginginkan merdeka,” imbuhnya.

Kata Anies, pada Rapat Raksasa IKADA, para kolonial melihat sebagai ikhtiar sekelompok elite saja, bukan mencerminkan keinginan rakyat Indonesia. Proses pengalihan kekuasaan dari kekuatan kolonial ke pemerintahan Indonesia yang baru sempat tidak berjalan baik.

Baca juga: Anies Ingin Jakarta Bebas Asap Rokok, Pelaku Usaha Diminta Sadar Diri Tutup Iklan Rokok di Toko

Untungnya semangat pemuda-pemudi saat itu bergerak cepat dan menuntut adanya aksi gerakan kemerdekaan. Sebagaimana persitiwa 17 Agustus 1945, jika kaum pemuda tidak bergerak, kemerdekaan mungkin baru di proklamasikan tanggal 24 Agustus 1945.

“Hal ini sebagaimana kesepakatan yang dibuat antara pemimpin Indonesia dengan kekuatan kolonial Jepang saat itu,” ujar Anies. (faf)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved