Breaking News:

Kasus Polusi Udara

Gubernur Anies Baswedan Klaim Pemprov DKI Jakarta Telah Melakukan Mediasi Terkait Kasus Polusi Udara

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan mediasi terkait kasus polusi udara.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/ Yolanda Putri Dewanti
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan mediasi terkait kasus polusi udara.

Hal itu dilakukan, karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjadi satu di antara tujuh tergugat kasus polusi udara,.

Sementara enam pihak lainnya tidak melakukan langkah mediasi dengan pihak penggugat melalui tim kuasa hukumnya.

Enam pihak itu adalah Presiden RI Joko Widodo, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur Banten Wahidin Halim.

Anies mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah melakukan proses mediasi sebanyak dua kali di luar persidangan dengan pihak penguggat.

Mediasi pertama dilakukan pada 13 November 2019, sedangkan mediasi kedua dilakukan pada 27 November 2019.

Baca juga: Kalah Soal Polusi Udara, Pemprov DKI Tak Ajukan Banding karena Memang Ingin Udara Jakarta Bersih

Baca juga: Demi Jakarta Langit Biru jadi Alasan Pemprov DKI Tak Ajukan Banding soal Polusi Udara

Baca juga: Kalah Gugatan Perdata di PN Jakarta Pusat Terkait Polusi Udara, Anies Klaim Telah Lakukan Perbaikan

"Kami sepemahaman dengan para penggugat. Kami mengambil tanggung jawab dengan berupaya melaksanakan apa yang digugatkan. Tetapi, kami juga mengajak masyarakat untuk ikut ambil tanggung jawab dalam mengendalikan kualitas udara ini,” kata Anies berdasarkan keterangannya pada Sabtu (18/9/2021).

Anies berujar bahwa pengendalian kualitas udara adalah ikhtiar bersama. Upaya tersebut dapat dimulai dari hal-hal yang dekat dengan keseharian.

Seperti mengawasi emisi kendaraan, hindari bakar sampah di tempat terbuka.

Kemudian, warga diminta lebih sering memakai transportasi publik, dibanding kendaraan pribadi.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved