Breaking News:

Formula E

Pengamat Kebijakan Publik Sugiyanto Ragu Swasta Mau Danai DKI Gelar Formula E Hingga Rp 2,4 Triliun

Rencana penyelenggaraan Formula E di Jakarta mendapat perhatian pengamat kebijakan publik, Sugiyanto.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Ratusan massa melakukan aksi unjuk rasa terkait penolakan ajang balap Formula E di Gedung DPRD Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (13/09/21). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Rencana penyelenggaraan Formula E di Jakarta mendapat perhatian pengamat kebijakan publik, Sugiyanto.

Dia meragukan ada pihak swasta yang mau membantu Pemprov DKI mendanai biaya komitmen Formula E.

Pasalnya, jumlag kebutuhan biaya komitmen Formula E selama lima musim mencapai Rp 2,4 triliun.

“Menurut saya, ini sangat berat untuk pihak swasta, mengingat uang yang harus dikeluarkan tidaklah sedikit. Bukan lagi miliaran, tapi triliuan rupiah,” kata Sugiyanto pada Sabtu (18/9/2021).

Menurut Sugiyanto, Pemprov DKI Jakarta harus tetap bersikap terbuka jika ada pihak swasta yang bersedia mendanai biaya komitmen Formula E.

Sebab, perhelatan Formula E menjadi sorotan publik, karena tetap digelar bersamaan dengan pandemi Covid-19 pada Juni 2022.

Dia juga menyarankan kepada pemerintah daerah agar pelibatan pihak swasta harus melalui mekanisme lelang, bukan penunjukkan langsung.

Baca juga: Ketua Fraksi PDI P DPRD DKI Gembong Warsono Yakin Lobi Politik Interpelasi Formula E Berjalan Lancar

Baca juga: BPK Tak Rekomendasikan Formula E Dibatalkan, Sekda Pastikan Pemprov Tetap Gelar Ajang Balapan Itu

Baca juga: Sekda DKI Marullah Matali: Formula E Bagi Kami Tidak Ada yang Pesimis

"Harus dilelang agar jangan sampai menimbulkan kesan ada nepotisme. Jadi harus dibuka ke publik pihak swasta ini siapa," ujar Sugiyanto.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta memastikan ajang balap Formula E tetap digelar pada Juni 2022, meski dalam kesepakatannya pemerintah daerah harus menyetor biaya komitmen selama lima musim (2020-2024).

Sumber pendanaannya tidak hanya dibebankan melalui anggaran daerah, tapi sponsor dari pihak swasta.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved