Breaking News:

Tak Terapkan Aplikasi PeduliLindungi Saat Terima Pengunjung, Manajer Kafe Hollywings Bakal Dibui

Satu manajer outlate kafe Hollywings inisial JAS ditetapkan sebagai tersangka karena tak menerapkan aplikasi PeduliLindungi dalam menerima pengunjung.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Max Agung Pribadi
Istimewa
Razia protokol kesehatan di Holywings, Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan pada Minggu (5/9/2021) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Satu manajer outlate kafe Hollywings inisial JAS ditetapkan sebagai tersangka. Ia ditetapkan tersangka lantaran tak menerapkan aplikasi PeduliLindungi dalam menerima pengunjung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa kasus kerumunan di Hollywings Kemang sudah naik ke penyidikan.

Polisi juga sudah memeriksa beberapa saksi dalam kasus tersebut. Hasilnya JAS dinyatakan bertanggung jawab atas pelanggaran PPKM di outlet Hollywings Kemang.

Baca juga: Setelah Kafe Holywings Tavern, Kini Giliran A/A Resto dan Bar yang Ditutup Hingga Masa PPKM Selesai

"Hasil gelar perkara ditetapkan satu orang tersangka inisial JAS. Dia adalah manajer outlet Holywings Kemang, Jakarta Selatan," ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat, Jumat (17/9/2021).

Yusri mengatakan JAS ditetapkan sebagai tersangka lantaran kafe yang dikelolanya terpegok basah masih beroperasi pukul 00.00 WIB.

Dimana waktu tersebut di luar ketentuan jam operasional kafe selama PPKM Level 3 yakni pukul 21.00 WIB.

Baca juga: Arifin Sebut Penutupan Kafe Holywings Berlaku Selama Ada Kebijakan PPKM

Kemudian outlet Hollywings Kemang juga tidak menerapkan sistem barcode yang terdapat pada aplikasi Pedulilindungi.

Sehingga tidak ada proses screening dan batasan jumlah pengunjung dalam kafe tersebut.

"Selaku manager tidak memiliki scan barcode QR pedulilindungi yang memang kewajibannya disiapkan oleh masing-masing kafe dan mall juga restoran," jelas Yusri.

Baca juga: Legislator DKI Nilai Penutupan Holywings sampai Pandemi Berakhir, Tepat

Tidak dipakainya aplikasi tersebut, berarti pelanggan yang masuk tak dapat membuktikan sudah divaksin atau belum.

Sebelumnya diketahui Polda Metro Jaya mengeruduk dua kafe Hollywings di Kemang dan Epicentrum Kuningan dua pekan lalu.

Kedua kafe itu kedapatan tak mematuhi PPKM Level 3 lantaran masih buka di atas pukul 21.00 WIB.

Polisi pun memeriksa sejumlah saksi dan melakukan penyelidikan.

Penyelidikan naik ke penyidikan dengan ditetapkan pelanggaran Pasal 14 Undang-undang pengendalian wabah. (Des)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved