Breaking News:

Sudah Dapat Sertifikat CHSE, Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan Tunggu Kepastian Buka Kembali

Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan masih menanti kepastian dibuka kembali untuk kunjungan wisata.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Max Agung Pribadi
Wartakotalive.com/Ramadhan LQ
Plt Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji saat hadir di Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (3/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAGAKARSA - Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan sudah mendapatkan sertifikat CHSE dengan hasil memuaskan dari Sucofindo.

Kendati demikian, PBB Setu Babakan masih menunggu kepastian operasionalnya dari pemerintah.

“Iya sudah dapat sertifikat CHSE. Operasionalnya tinggal menunggu dari pemda,” kata Kepala Desa Wisata PBB Setu Babakan, Imron, saat dihubungi, Selasa (14/9/2021).

Baca juga: Diresmikan Wali Kota Jaksel, Kolam Terapi Ikan di Setu Babakan Disebut Sudin SDA Ide Dadakan

Dikutip dari situs Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, sertifikat CHSE adalah proses pemberian sertifikat kepada Usaha Pariwisata, Destinasi Pariwisata, dan Produk Pariwisata.

Hal itu guna memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keselamatan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).

Lebih lanjut, Imron menyebut pihaknya sudah menyosialisasikan kepada masyarakat terkait kesiapan Setu Babakan.

Baca juga: Pengunjung Setu Babakan Diyakini Membeludak, Polsek Jagakarsa Fokus Sosialisasi Protokol Kesehatan

“Kami rapat dengan lurah, RT, RW, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan untuk bisa membantu kita menyosialisasikan ke masyarakat,” lanjut Imron.

Imron memastikan seluruh karyawannya sudah melakukan vaksinasi coronavirus disease atau Covid-19.

Selain itu, masyarakat sekitar Setu Babakan harus menjadi pelopor utama dalam penerapan protokol kesehatan (prokes).

Baca juga: Dinas Parekraf DKI Jakarta dan BPI LPDP Edukasi Masyarakat Setu Babakan untuk Majukan Pariwisata

“Kawasan kita kan terbuka jadi perlu dukungan full dari masyarakat. Kita juga jangan lupa, jangan lalai, karena kita tetap harus prokes,” ujarnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved