Breaking News:

Formula E

Direktur KOPEL Anwar Razak Minta DPRD DKI Jakarta Tindaklanjuti Aspirasi Warga yang Tolak Formula E

DPRD DKI Jakarta diminta menindaklanjuti aspirasi warga yang menolak ajang balap Formula E.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Ratusan massa melakukan aksi unjuk rasa terkait penolakan ajang balap Formula E di Gedung DPRD Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (13/09/21). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - DPRD DKI Jakarta diminta menindaklanjuti aspirasi warga yang menolak ajang balap Formula E.

Terutama, bagi 73 anggota dewan dari tujuh fraksi yang mendukung rencana Pemprov DKI Jakarta menggelar turnamen tersebut.

Direktur Komite Pemantau Legislatif (KOPEL), Anwar Razak, menilai bahwa unjuk rasa yang disampaikan massa ke gedung DPRD DKI Jakarta sejak beberapa waktu lalu merupakan bentuk aspirasi.

Sebagai wakil rakyat di parlemen Kebon Sirih, Jakarta Pusat harusnya anggota dewan menindaklanjuti laporannya.

“Apa yang dilakukan oleh kelompok-kelompok masyarakat adalah bentuk aspirasi publik yang memang disuarakan pada tempat yang tepat, sehingga anggota DPRD seharusnya menerima dan menindaklanjutinya sesuai mekanisme tindaklanjut aspirasi DPRD,” kata Anwar pada Selasa (14/9/2021).

Selain itu, Anwar menganggap aspirasi masyarakat itu cukup beralasan dan telah disampaikan cukup lama.

Baca juga: Ratusan Massa yang Tergabung dalam Jakarta Bergerak Berunjuk Rasa Menolak Penyelenggaraan Formula E

Baca juga: Kantor DPRD DKI Dikepung Ratusan Orang Berbaju Hitam, Massa Desak Anies Batalkan Formula E

Baca juga: Anggota Fraksi Partai Gerindra Syarif Katakan DKI Sedang Merampungkan Rekomendasi BPK Soal Formula E

Kritik publik dari berbagai sudut pandang terhadap kebijakan Pemprov DKI Jakarta ini tidak hanya muncul dalam beberapa waktu terakhir ini.

Bahkan sebelum masuk masa pandemi Covid-19 sudah marak kritik publik terhadap Formula E, tapi hingga saat ini belum pernah ada tanggapan yang berarti dari Pemprov DKI Jakarta.

Oleh karenanya DPRD DKI Jakarta tidak alasan untuk mengabaikan aspirasi masyarakat tersebut.

“Justru aspirasi masyarakat tersebut mesti diterima dan dijadikan sebagai aspirasi prioritas dan kemudian DPRD memberikan jawaban termasuk penyampaian apa rekomendasi yang dikeluarkan DPRD,” ujar Anwar.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved