Breaking News:

Formula E

Belum Melengkapi Mitigasi Pencegahan Covid-19, Komisi E Tagih Studi Kelayakan Formula E pada Jakpro

Komisi E DPRD DKI Jakarta menagih revisi studi kelayakan Formula E yang dibuat oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Ratusan orang berunjukrasa di Balai Kota DKI, Jumat (3/9/2021) untuk mendesak Gubernur DKI ANies Baswedan membatalkan ajang Formula E di Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Komisi E DPRD DKI Jakarta menagih revisi studi kelayakan Formula E yang dibuat oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Hal itu dilakukan, karena Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu ditunjuk Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menyelenggarakan balapan Formula E dengan menggandeng Formula E Operations (FEO).

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria mengatakan bahwa studi kelayakan perlu diperbarui, karena kajian sebelumnya tidak dilengkapi dengan upaya mitigasi pencegahan Covid-19.

Selain itu, perbaikan studi kelayakan juga rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Provinsi DKI Jakarta berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Keuangan terhadap anggaran tahun 2019.

“Pada pertemuan terakhir kami beberapa waktu lalu dengan Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) dan PT Jakpro, mereka meminta waktu untuk melakukan kajian ulang,” kata Iman Satria pada Selasa (14/9/2021).

Iman berujar bahwa sempat terjadi dinamika saat rapat kerja antara Komisi E dengan PT Jakpro dan Dispora terkait studi kelayakani itu pada beberapa waktu lalu.

Baca juga: Direktur KOPEL Anwar Razak Minta DPRD DKI Jakarta Tindaklanjuti Aspirasi Warga yang Tolak Formula E

Baca juga: Ratusan Massa yang Tergabung dalam Jakarta Bergerak Berunjuk Rasa Menolak Penyelenggaraan Formula E

Baca juga: Kantor DPRD DKI Dikepung Ratusan Orang Berbaju Hitam, Massa Desak Anies Batalkan Formula E

Namun, Komisi E akhirnya memutuskan memberi kesempatan kepada Jakpro agar merampungkan kajiannya.

“Teman-teman komisi memang ada yang menyetujui dan ada yang mempertanyakan. Kami juga harus objektif, memberi kesempatan untuk melakukan kajian,” ujar Iman.

“Ini kajian ulang, bukan berarti belum ada kajian ya. Jangan sampai salah, karena kajian ulang dengan kondisi seperti ini (pandemi Covid-19) masih layak atau tidak,” terang Iman dari Fraksi Gerindra itu.

Hingga kini, kata dia, Komisi E dan PT Jakpro serta Dispora belum menggelar rapat kerja lagi.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved