Breaking News:

Berita Jakarta

Memasuki Musim Hujan, Sudin SDA Jaksel Ingatkan Warga Sekitar Daerah Aliran Sungai Waspada Banjir

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan mengingatkan warga agar waspada banjir, terutama yang tinggal di sepanjang daerah aliran sungai.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan Mustajab mengingatkan warga agar waspada banjir, terutama yang tinggal di daerah aliran sungai. 

WARTAKOTALIVE.COM, CILANDAK - DKI Jakarta dan sekitarnya sudah memasuki musim hujan pada September 2021.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Mustajab meminta masyarakat agar waspada banjir.

Terutama di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krukut, Cideng, Pesanggrahan, dan Mampang yang merupakan dataran banjir.

Baca juga: VIDEO Pemprov Jawa Barat Berkomitmen Benahi Daerah Aliran Sungai Cilamaya yang Sudah Tercemar

“Suatu saat alirannya bakal melebihi kapasitas, kali itu pasti meluap. Itu yang harus diantisipasi,” kata Mustajab, Rabu (8/9/2021).

Seperti diketahui, Krukut adalah satu di antara daerah yang paling parah terkena banjir pada awal 2020 lalu.

Lebih lanjut, Mustajab mengatakan, tak hanya masyarakat saja yang harus siaga saat hujan, tetapi pihak RT hingga kecamatan.

Untuk mengantisipasi banjir, Sudin SDA Jaksel sudah melakukan beberapa hal, di antaranya adalah mengeringkan delapan waduk.

Baca juga: Siap Antisipasi Banjir, Sudin SDA Jaksel Pastikan 93 Persen Pompa Air dalam Kondisi Baik 

“Jadi itu langkah yang kami lakukan sehingga ketika hujan, waduk-waduk itu harus dalam keadaan tertutup,” ujar Mustajab.

“Nanti kalau hujan sudah reda, baru pintu air boleh dibuka kembali. Karena kita akan nahan air, bahkan selama-lamanya sampai volume air di dalam waduk dan embung terpenuhi,” lanjutnya.

Selain itu, SDA Jaksel sudah menyiapkan pompa yang mana sebagian besar pompa air di wilayahnya berfungsi secara baik.

Baca juga: Antisipasi Banjir di Jakarta Utara Kian Masif, Sedimen Lumpur di Waduk Hingga Saluran Air Dikeruk

“Polder atau kantong air yang ada pompannya kita lakukan pengosongan saat cuaca mendung atau himbauan cuaca dari BMKG yang menjelaskan akan turun hujan,” tutur Mustajab. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved