Minggu, 26 April 2026

Aksi Premanisme

Anggota Ormas Ini Percaya Diri Aksi Memalaknya Direkam Pedagang: Mantap, Kami Preman, Silakan Share

Dalam rekaman video itu terlihat awalnya kedua preman datang mengendarai motor berboncengan.

Editor: Feryanto Hadi
Tribun Medan
Preman bercelana loreng OKP peras pedagang di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Sekambing C II, Kecamatan Medan Sunggal. Pelaku menantang agar videonya dibagikan.(HO) 

WARTAKOTALIVE.COM, MEDAN- Sebuah video memperlihatkan aksi premanisme yang terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara.

Aksi premanisne tersebut diduga dilakukan anggota organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP).

Dua orang preman bercelana loreng OKP biru cokelat hitam hijau memalak pedagang yang membuka lapak di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Sekambing C II, Kecamatan Medan Sunggal.

Baca juga: Publik Geram Bang Ipul Ceritakan Kisah Pilunya di TV, Kemal: Yang Punya Kisah Pilu Itu Korbannya Woy

Baca juga: Nasib Pilu Preman usai Palak Pekerja Proyek di Kembangan, Tertunduk Ketakutan saat Diciduk

Dalam rekaman video itu terlihat awalnya kedua preman datang mengendarai motor berboncengan.

Kemudian, kedua laki-laki itu berhenti menemui pedagang wanita.

"Apa," kata pedagang wanita dalam rekaman video yang beredar di media sosial, Sabtu (5/9/20210 dikutip dari Tibun Medan (Jaringan Warta Kota).

Selanjutnya, preman berkaus merah yang mengendarai motor minta uang pada pedagang.

"Uang minum," katanya.

Namun, si pedagang wanita enggan memberinya lantaran belum mendapatkan uang dari hasil berdagang. 

Baca juga: VIDEO Golok dan Kaos Ormas Jadi Barang Bukti Bagong Tukang Palak di Pondok Aren 

"Enggak ada uang minum. Jualan kami pun sepi. Kami pun minum air putih. Kayak mana kami mau ngasih abang uang minum," kata pedagang perempuan itu.

Lantaran sadar aksi pemalakannya direkam korban, si preman tadi lantas mengacungkan dua jari dengan melontarkan kalimat bernada menantang. 

"Peace, kamera mantap. Kami preman, mantap. Silakan share," katanya kemudian pergi.

Baca juga: Nasib Pilu Para Sejumlah Pemulung di Jaktim, Tak Bisa Ikut Vaksinasi karena Tak Punya KTP

Pemalakan sopir truk di Bandung

Sebelumnya, di lokasi dan waktu terpisah, seorang sopir truk kontainer mengaku jadi korban pungli di Pasar Caringin di Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung.

Pungli tersebut diduga dilakukan oleh preman pasar, oknum polisi dan petugas keamanan.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved