Kamis, 16 April 2026

Jaringan Animal Aid Network Beri Bantuan Sembako dan Pakan Kuda ke Kusir Delman

Jaringan Animal Aid Network (JAAN) terus memberikan perhatian kepada kusir delman yang terdampak pandemi Covid-19.

Penulis: Miftahul Munir |
Warta Kota/Miftahul Munir
Pendiri Jaringan Animal Aid Network (JAAN) Karin Franken mendatangi kusir delman di Rawabadung, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur untuk melihat kondisi kuda dan memberi bantuan pakan kuda dan sembako untuk keluarga kusirnya. 

WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG - Jaringan Animal Aid Network (JAAN) terus memberi perhatian kepada kusir delman yang terdampak pandemi Covid-19.

Sejak tahun 2020 lalu, pendapatan kusir delman di Jakarta menurun drastis dan kesulitan untuk membeli pakan kuda.

Pendiri JAAN, Karin Franken mengatakan, ia datang ke markas kusir delman di Rawabadung, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur untuk melihat kondisi kuda.

Baca juga: Mencintai Kuda, Ketum KONI Pusat Letjen (Purn) Marciano Norman Ukir Prestasi Hingga Kavaleri Berkuda

Karin sudah dua kali datang ke sana karena beberapa waktu lalu ia sempat memberikan bantuan berupa dedak untuk kuda.

"Kita kan sudah beberapa kali datang ke sini, kita membagikan dedak untuk kudanya, dan sembako untuk pemiliknya. Ini yang kedua kali," kata dia, Kamis (2/9/2021).

Selain itu, kata Karin, pihaknya juga melakukan pemeriksaan kesehatan kepada kuda milik Yahya.

Baca juga: Samsudin Tewas di Atas Delmannya, Polisi Tembak Tersangka Pelaku karena Melawan saat Diringkus

Kesehatan kuda ini sangat penting, karena ia menjadi alat mata pencaharian Yahya.

"Untuk kudanya kita kasih dedak 50 kilogram, terus untuk pemiliknya kita kasih beras kita kasih indomie, telur, dan sabun," ucapnya. 

Karin melanjutkan, di sana ada 20 kusir dengan total kuda sebanyak 30 hewan yang mendapat bantuan.

Ia sering mendapat laporan karena kuda di sana kurang mendapat makan lantaran pendapatan kusir menurun.

Baca juga: Kusir Delman di Kolong Tol Tanjung Priok Jakarta Utara Menjadi Korban Terdampak Pandemi Virus Corona

Ia berharap, bantuan yang diberikan ini dapat meringankan beban para kusir, terutama soal pakan kuda.

"Awalnya ada laporan karena kuda di sini kurang makan, penghasilan merosot. Dari laporan itu ditinjau," ujar dia.

Yahya, kusir delman menceritakan upaya bertahan di masa pandemi Covid-19 yang membuat pendapatannya anjlok sampai 80 persen. Berapapun yang didapat setiap harinya selalu dibagi dua dengan kuda untuk membeli pakannya.
Yahya, kusir delman menceritakan upaya bertahan di masa pandemi Covid-19 yang membuat pendapatannya anjlok sampai 80 persen. Berapapun yang didapat setiap harinya selalu dibagi dua dengan kuda untuk membeli pakannya. (Warta Kota/Miftahul Munir)

Menurut dia, dedak menjadi sumber tenaga kuda untuk mencari penumpang di Jakarta.

Jika dikasih rumput saja, maka kuda tersebut gampang lemas dan ditakutkan terjadi kecelakaan.

Baca juga: Terdampak Virus Corona, Kusir Delman di Kolong Tol Tanjung Priok Dapat Bantuan Pakan

Namun, pembelian dedek kuda ini menjadi masalah bagi kusir delman yang pendapatannya pas-pasan di masa pandemi Covid-19.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved