Breaking News:

Korban Perundungan Teman Sekantor di KPI Pusat Baru Lapor Polisi, 5 Pelaku Segera Diperiksa

Korban perundungan dan pelecehan seksual di Kantor KPI Pusat inisial MSA menampik telah membuat surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Penulis: Desy Selviany | Editor: Max Agung Pribadi

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Korban perundungan dan pelecehan seksual di Kantor KPI Pusat inisial MSA menampik telah membuat surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas perundungan yang diterimanya.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat, Kamis (2/9/2021).

"Saudara MSA ini, sudah membuat laporan polisi di Polres Metro Jakarta Pusat tadi malam pukul 23.30 WIB," ujar Yusri. 

Baca juga: Mendikbud Nadiem: Intoleransi Jadi Pemicu Terjadinya Perundungan di Sekolah

Pihak kepolisian juga sudah memeriksa MSA atas peristiwa tersebut. 

Hasil pemeriksaan sementara MSA mengaku pernah mendapat perundungan di Kantor KPI Pusat pada 22 Oktober 2015 lalu.

Namun MSA menampik bahwa surat yang viral terkait kronologi perundungan itu dibuatnya sendiri.

Baca juga: Dirundung Teman Sekantor di KPI 5 Tahun, Pegawai Ini Trauma Berat dan Tulis Surat ke Presiden Jokowi

Kata Yusri, MSA menampik menulis dan menyebarkan surat tersebut. Ia juga menampik sebagian isi yang terdapat pada surat tersebut.

Misalnya saja, MSA mengaku tidak pernah melaporkan perundungan itu ke Mapolsek Metro Gambir.

"Kedua saudara MSA nggak pernah datang ke Polsek Gambir untuk buat laporan polisi. Tapi memang ada kejadian itu di tahun 2015 lalu 22 Oktober 2015 di kantor KPI Pusat Jalan Gajah Mada," tutur Yusri.

Karena kejadian perundungan itu ada, Polres Metro Jakarta Pusat pun telah mengarahkan MSA untuk membuat laporan kepolisian.

Baca juga: Pegawai Komisi Penyiaran Indonesia Dirundung Teman Sekantor, Buah Zakarnya Dicoret Spidol

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved