UPDATE Covid-19 Jakarta 31 Agustus 2021, Diingatkan agar Protokol Kesehatan Tetap Dijalankan

Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi Covid-19 dan mengingatkan agar protokol kesehatan tetap dijalankan dengan ketat.

YouTube Kompas TV
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi Covid-19.

Seiring dengan menerapkan 3T,  vaksinasi Covid-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengingatkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Orang Tuanya Meninggal karena Covid-19, Fadil Sempat Minder Bergaul dengan Temannya

Mengingat vaksinasi Covid-19 saat ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus Covid-19 jika longgar terhadap protokol kesehatan dalam keseharian.

Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan.

Butuh kerja bersama untuk memutuskan rantai penularan virus Covid-19.

Baca juga: 952 Anak di Kabupaten Bekasi Kehilangan Orang Tua Akibat Terpapar Covid-19

Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 18.339 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 10.636 orang dites PCR pada 31 Agustus 2021, untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 399 positif dan 10.237 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 14.221 orang dites, dengan hasil 50 positif dan 14.171 negatif.

Baca juga: Masyarakat Dinilai Miliki Modal Sosial yang Kuat untuk Bangkit dari Pandemi Covid-19

Dwi mengatakan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 79.237 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 542.734 per sejuta penduduk," ucap Dwi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (31/08/21).

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 159 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai pada 31 Agustus 2021 sebanyak 7.096 (orang yang masih dirawat/ isolasi).

Baca juga: Dukung Vaksinasi Covid-19, BPJS Kesehatan Jakarta Barat Sosialisasikan P-Care pada Vaksinator

Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai pada 31 Agustus 2021 sebanyak 850.583 kasus.

Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 830.197 dengan tingkat kesembuhan 97,6%, dan total 13.261 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,3%.

Baca juga: DATA Tekini Jumlah Vaksinasi Covid19 di Indonesia Pada Selasa 31 Agustus 2021

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 4,6%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 14,7%.

WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung.

Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 9.690.914 orang (108,4%), dengan jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 60.367 orang.

Baca juga: Masyarakat Dinilai Miliki Modal Sosial yang Kuat untuk Bangkit dari Pandemi Covid-19

Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 5.664.704 orang (63,4%), dengan jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 157.001 orang.

Perlu diketahui, terdapat penyesuaian data target vaksinasi di DKI Jakarta yang totalnya menjadi 8.941.211 orang.

Lebih lanjut, capaian vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 81,4% dan untuk dosis 2 sebanyak 56%.

Baca juga: Serbuan Vaksinasi Covid-19 Maritim TNI AL di Kolinlamil, Pelajar Peserta Diajak Wisata Kapal Perang

Sedangkan warga usia 18-59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 114,9% dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 62,9%. Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan sebanyak 86,9% dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 74,6%.

Sementara vaksinasi gotong royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 199.111 orang dan dosis 2 sebanyak 157.139 orang.

Melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, penindakan atas pelanggaran penggunaan masker dan pendataan buku tamu juga akan digencarkan, begitu pula dengan bentuk pelanggaran-pelanggaran PSBB lainnya, seperti pelanggaran di restoran/rumah makan, serta pelanggaran perkantoran, tempat usaha, dan tempat industri.

Baca juga: Update Kasus Covid19 di Indonesia Selasa 31 Agustus Pasien Meninggal Bertambah 532 orang

Sanksi yang diberlakukan berupa kerja sosial, denda, penghentian sementara kegiatan, hingga pencabutan izin usaha.

Berdasarkan laporan harian Satpol PP Provinsi DKI Jakarta pada 30 Agustus 2021 pukul 18.00 WIB, telah dilakukan penertiban, terdiri dari operasi masker, penertiban pada restoran, rumah makan, warung makan, dan kafe, serta pada perkantoran, tempat kerja, dan tempat usaha dengan total denda sebesar Rp 2.750.000.

Selain itu, terdapat 5 restoran, rumah makan, warung makan, kafe, dan 1 tempat usaha lainnya yang dihentikan sementara.

Ia juga mengatakan bahwa harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.

Selain itu, untuk melakukan vaksinasi warga dapat langsung ke tempat vaksinasi.

Namun, untuk mempercepat proses vaksinasi, warga disarankan mendaftar online melalui aplikasi JAKI atau situs https://corona.jakarta.go.id/id/vaksinasi .

Dengan mendaftar secara online, warga dapat memilih waktu dan tempat vaksinasi sendiri, sekaligus bisa melakukan pre-screening tes online.

Untuk menemukan tempat vaksinasi, warga juga mengeceknya melalui aplikasi google maps. Hanya dengan menuliskan "vaksin Covid-19, warga dapat menemukan lokasi serta dibantu informasi jalur menemukan lokasi yang dipilih.

Pemprov DKI Jakarta juga masih membuka kesempatan untuk masyarakat berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi COVID-19 dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar atau KSBB.

Masyarakat dapat memberikan bantuan berupa bahan pangan pokok, makanan siap saji, hingga uang tunai.

Informasi lengkap seputar KSBB dapat melalui situs https://corona.jakarta.go.id/kolaborasi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved