Breaking News:

Berita Bekasi

952 Anak di Kabupaten Bekasi Kehilangan Orang Tua Akibat Terpapar Covid-19

Pemkab Bekasi berencana memberikan bantuan sesuai kebutuhan yang diperlukan kepada anak yatim, misalnya beasiswa pendidikan.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Feryanto Hadi
Wartakotalive.com
Ilustrasi: Proses pemakaman jenazah dengan protokol Covid-19 di TPU Padurenan, Mustika Jaya, Kota Bekasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, Cikarang -- Sebanyak 952 anak di Kabupaten Bekasi terpaksa menjadi yatim piatu lantaran orang tuanya wafat akibat terinfeksi Covid-19.

Jumlah ini dipastikan terus bertambah karena pendataan baru mencapai 11 kecamatan. 

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Endi Samsudin mengatakan saat ini, pendataan masih berlangsung di 23 Kecamatan 180 Desa dan 7 Kelurahan se-Kabupaten Bekasi.

Pihaknya pun masih melakukan penghitungan hingga hari ini. 

Baca juga: Jalan Alternatif Akses ke Stasiun Bekasi Berlubang Cukup Besar, Warga Berharap Segera Diperbaiki

Baca juga: Najwa Murid SMPN 2 Kota Bekasi Senang Kembali PTM, Bisa Bertemu Guru dan Bermain dengan Teman lagi

Terdapat 952 anak yatim piatu dari 11 Kecamatan dan penghitungan masih dilakukan di 12 Kecamatan lainya.

"Kemungkinan angkanya bakal mencapai ribuan, masih terus kita lakukan pendataan," kata Endi saat dikonfirmasi, Selasa (1/9/2021).

Menurut dia, anak-anak yang yatim piatu itu berasal dari berbagai usia, mulai dari balita hingga anak usia sekolah, baik dasar, menengah pertama atau menengah atas.

Pendataan anak yatim piatu itu dilakukan berdasarkan arahan Kementerian Sosial RI.

Pendataan ini akan menjadi dasar pemberian bantuan bagi anak-anak yang ditinggal ibu dan ayahnya. 

Baca juga: Dua Begal Sadis yang Resahkan Buruh di Kawasan Industri Bekasi Diciduk Polisi

Dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi, baru 11 kecamatan yang terdata.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved