PPKM

JALAN Daan Mogot Km 23 Gelap Tanpa Penerangan, Warga: Kemarin Ada yang Meninggal Akibat Kecelakaan

sejak awal masa PPKM saat Pemkot Tangerang memadamkan lampu jalan, kondisi Jalan Daan Mogot Km.23 yang gelap  gulita sehingga rawan kecelakaan.

Penulis: Gilbert Sem Sandro |
Wartakotalive.com/Gilbert Sem Sandro
Kondisi Jalan Daan Mogot Km 23 ketika malam hari gelap gulita, tepat berada di bawah kolong tol Bandara Soekarno-Hatta, Senin (30/8/2021) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Warga Tanah Tinggi, Tangerang mengeluhkan kondisi Jalan Daan Mogot Km.23 yang gelap  gulita saat malam hari, karena tidak satu pun lampu penerangan jalan yang menyala.

Soleh, salah satu warga yang tinggal di sekitar Jalan Daan Mogot Km.23 itu mengatakan, dalam satu bulan terakhir, telah terjadi kecelakaan sebanyak dua kali.

Pasalnya, jalan tersebut cukup vital bagi pengendara umum ataupun masyarakat yang melintas dari arah Ibu Kota Jakarta menuju Tangerang, ataupun sebaliknya.

Video: Jalan Daan Mogot Km 23 Gelap Tanpa Penerangan, Warga Sebut Sudah Menelan Korban

"Yang terakhir itu belum ada seminggu baru saja terjadi kecelakaan antara pengendara motor dan truk tanah yang ingin menyeberang," ujar Soleh saat ditemui Wartakotalive.com, Senin (30/8/2021) malam.

"Korbannya itu pengendara sepeda motor, kalau tidak salah meninggal itu korbannya," sambungnya.

Menurut Soleh, kondisi gelapnya jalan itu terjadi sejak awal masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM saat Pemkot Tangerang memadamkan lampu jalan.

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Jalan Daan Mogot Depan Samsat Jakarta Barat Padat Merayap

Baca juga: VIDEO Macet 2 KM di Jalan Daan Mogot Depan Samsat Jakbar Imbas Penyekatan PPKM Darurat Tahap Ke-4

Namun, ruas jalan yang cukup penting tersebut justru belum ada penerangan jalan hingga saat ini.

Selain rawan terjadinya kecelekaan, kondisi jalan yang gelap juga menimbulkan terjadinya aksi kejahatan seperti begal ataupun pencurian.

"Beberapa pedagang di sini pernah dibobol maling tempat usahanya, saya juga baru-baru ini sempat sekali di gedor-gedor pintunya," kata Soleh.

Menanggapi hal tersebut, Soleh ataupun warga lainnya merasa bingung untuk mengadu kepada siapa.

Sebab, lokasi yang gelap tersebut berada di pinggir jalan tol menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Baca juga: Jalan Daan Mogot KM 23 Tangerang Gelap Selama PPKM, Warga Jadi Cemas Rentan Kecelakaan dan Begal

"Bingung mau komplain sama siapa, takutnya ngadu kesini ntar taunya ini tanggung jawab developer jalan tol, malah serba salah nanti jadinya," terangnya.

"Harapan kami warga hanya satu, dibuat lampu penerangan saja. Selain berguna untuk masyarakat sekitar, lampu penerangan itu juga berguna bagi para pengendara," jelas Soleh.

Melalui pantauan Wartakotalive.com kondisi sepanjang Jalan Daan Mogot KM.23 tersebut cukup gelap. 

Kondisi jalan semakin gelap karena ditambah posisinya berada di, kolong tol Bandara Soetta dan juga kolong rel kereta Bandara.

Kecelakaan kerap terjadi karena pengendara dari arah Jakarta menuju Tangerang baru saja menuruni fly over Batu Ceper berada dalam kecepatan yang cukup kencang.

Sementara jumlah kendaraan yang melintas keluar dari arah pintu keluar Tol yang berada di Tanah Tinggi, jumlahnya cukup tinggi.  

Terlebih ketika tiba malam hari, terdapat kendaraan besar seperti truk yang juga ikut melintas, menambah resiko kecelekaan semakin tinggi. (m28)

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved