Siap Menggelar PTM, Sekolah Sudah Lengkapi Fasilitas Hingga Vaksinasi Hampir Seluruh Siswa

Mukhlis mengatakan, saat ini, pencapaian vaksin dosis satu siswa SMAN 112 Jakarta sudah mencapai 90 persen lebih.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Agus Himawan
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Kegiatan uji coba belajar tatap muka tahap dua dilaksanakan di SDN Malaka Sari 13, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (9/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah mulai mene­rapkan Pemberlakukan Pem­batasan Kegiatan Masyarakt (PPKM) Level 3.

Wacana pembelajaran tatap muka (PTM) pun menguat. Sejumlah sekolah di Ibu Kota menyatakan siap untuk melaksanakan PTM.

Wakil Bidang Kesiswaan SMAN 13 Jakarta Utara, Ade Nuryaman, mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu arahan maupun petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

“Kalau dari dinas belum dapat sinyal. Dari dinas belum ada yang diturunkan,” ucap Ade, Selasa (24/8/2021).
Meski demikian Ade menegaskan bahwa pada prinsipnya pihak sekolah sudah siap apabila nanti kegiatan belajar tatap muka kembali digelar.

Pasalnya sejumlah fasilitas pendukung untuk protokol kesehatan sudah disiapkan oleh pihak sekolah menjelang kegiatan belajar tatap muka.

“Kalau di SMAN 13 yang menyangkut prokes sudah disiapkan dari anak masuk, cuci tangan, thermo gun sampai wastafel di depan kelas, disiapkan setiap kelas dua wastafel,” tuturnya.

Tidak hanya itu, hampir seluruh para peserta didik SMAN 13 juga sudah mengikuti vaksinasi sesuai arahan dari pemerintah.

Baca juga: Lomba Mural Digelar di Yogyakarta, Mural yang Paling Cepat Dihapus Aparat Menjadi Pemenangnya

Baca juga: Gudang Ekspedisi di Tamansari Terbakar, Rugi Sampai Rp1,5 Miliar

“Untuk vaksinasi sudah 98 persen karena masih ada beberapa siswa yang bermasalah dengan kesehatan sehingga belum divaksin,” sambung Ade.

Sementara, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Utara Sri Rahayu Asih Subekti menuturkan untuk wilayah Kecamatan Tanjung Priok, Pademangan, dan Penjaringan sudah banyak pelajar yang telah divaksin.

“Pencapaian vaksinasi sudah 98 persen untuk vaksin dosis pertama,” ujar Rahayu. Sementara terkait dengan proses belajar tatap muka, Rahayu menuturkan bahwa hingga saat ini masih dalam bentuk persiapan. “Masih rapat-rapat persiapan,” ucap Rahayu.

Sementara, di Jakarta Barat Wilayah I ada 20 sekolah yang menyatakan siap mengadakan PTM apabila direstui Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat I Aroman mengatakan ke-20 sekolah tersebut berada di Cengkareng, Kalideres, Tambora, dan Tamansari.

Kata Aroman, sekolah yang kemungkinan ditunjuk saat PTM di Jakarta Barat kembali dibuka ialah sekolah yang sebelumnya sudah menjalani kegiatan belajar mengajar (KBM) sejak Mei 2021.

“Ada 20 sekolah, terdiri atas dua SMAN dan 18 SDN,” kata Aroman, Selasa (24/8). Sekolah-sekolah itu, memenuhi beberapa persyaratan seperti fasilitas kesehatan yang memadai, guru dan karyawan sekolah yang telah divaksin hingga tidak berlokasi di zona merah.

Baca juga: Jejak Digital Susah Dihapus, KPID Ingatkan Masyarakat untuk Bijak dalam Bermedia Sosial

Baca juga: SJUT sudah Tersedia, DKI Ancam Potong Kabel Jaringan Utilitas yang masih Membentang di Udara

Hal senada juga diungkap Kepala SMN 112 Jakarta, Mukhlis. Mukhlis mengatakan, saat ini, pencapaian vaksin dosis satu siswa SMAN 112 Jakarta sudah mencapai 90 persen lebih.

Dimana dari total 818 siswa sebanyak 775 siswa sudah mendapatkan vaksin Covid-19. Sisanya 43 siswa masih menunggu mendapatkan vaksin karena baru pulih dari Covid-19.

Sementara lebih dari 50 persen siswa sudah menerima dosis kedua vaksin Covid-19. “Kami sudah rapat dengan orangtua. Hasilnya orangtua menanggapi positif apabila PTM benar-benar diadakan,” jelas Mukhlis. Rencananya pihak sekolah akan mengadakan survei ulang terkait persetujuan PTM.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved