Berita Jakarta

Kerap Minta Uang ke Pengunjung SPBU, Sejumlah Anak Punk Ditertibkan Satpol PP di Cengkareng

Dianggap mengganggu karena kerap minta uang pengunjung SPBU, Satpol PP tertibkan anak punk di Cengkareng, Jakarta Barat.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Panji Baskhara
Istimewa
Dianggap mengganggu karena kerap minta uang pengunjung SPBU, Satpol PP tertibkan anak punk di Cengkareng, Jakarta Barat,pada Sabtu (21/8/2021) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, CENGKARENG - Sejumlah anak punk kerap mangkal di sejumlah SPBU wilayah Cengkareng ditertibkan petugas Satpol PP.

Para anak punk ini dianggap mengganggu lantaran kerap meminta-minta kepada pengunjung SPBU.

Menurut Kasatpol PP Cengkareng Asromidian, delapan anak punk yang mereka amankan, pada Sabtu (21/8/2021) malam.

Kedelapan anak punk itu diamankan di sejumlah titik SPBU di Cengkareng.

Baca juga: Pelaku Pungli Mengaku Anggota Karang Taruna di Ciputat Ditangkap, Ternyata Anak Punk, Ini Motifnya

Baca juga: Polisi Kantongi Identitas Anak Punk yang Memungli Pedagang dengan Mengaku Anggota Karang Taruna

Baca juga: Sepekan Jalani Pelatihan Keterampilan di Balai Galih Pakuan Bogor, 3 Anak Punk Diantar Pulang

"Mereka suka minta-minta dengan alasan beli bensin. Biasanya beroperasi di SPBU Daan Mogot, SPBU Sumur BOR Cengkareng Barat, SPBU Kamal Cengkareng Timur," ujar Asromidian dikonfirmasi Minggu (22/8/2021).

Kata Asro, para anak punk itu sudah dibawa ke shelter untuk dibina di yayasan yang ditunjuk.

Selain melakukan penertiban terhadap anak punk, Satpol PP juga melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL).

Ada sekira 62 PKL yang ditertibkan pada Sabtu malam.

Puluhan PKL itu dianggap telah menimbulkan kerumunan di tengah PPKM level 4.

"Penghalauan 12 PKL dan kerumunan warga di Puteran  Aston Palem mutiara kelurahan Cengkareng timur, 10 PKL handphone seken di Jalan Kamal raya depan Taman BRI,  30 PKL dan kerumunan warga di Pasar malam persakih kelurahan Duri kosambi," tuturnya.

Penertiban ini telah diatur melalui Peraturan Daerah (Perda) DKI No 2 Tahun 2020 Pencegahan Virus Korona/Covid-19,  Peraturan Gubernur (Pergub) DKI No. 3 Tahun 2021 Tentang PSBB dan Keputusan Gubenur DKI No. 875 Tahun 2021 Tentang PPKM Darurat Sebagai Upaya Penegakan Dan Penggendalian Virus Corona Pada Masa PPKM Darurat.

Ia menjamin tidak ada penindakan dalam penertiban PKL.

Para PKL hanya diimbau agar tak menimbulkan kerumunan lagi.

Anak Punk Mengaku Anggota Karang Taruna di Ciputat Ditangkap

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved