Minggu, 12 April 2026

Kriminalitas

Dianiaya Sertu S, Indra Hatta Diperiksa Denpom 2 Jaya Cijantung, Kasus Dipastikan Terus Berlanjut

Dianiaya Sertu S, Indra Hatta Diperiksa Denpom 2 Jaya Cijantung, Kasus Berlanjut Walau Dirinya Tak Membuat Laporan

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
warta kota/miftahulmunir
Indra Hatta (31) warga Jalan Balai Rakyat RT 05/05 Kramat Jati, Jakarta Timur. Pria itu menjadi korban penganiayaan Oknum Babinsa Koramil Palmerah, Sertu S. 

WARTAKOTALIVE.COM, KRAMAT JATI - Indra Hatta korban penganiayaan anggota TNI Babinsa Koramil 03/Grogol Palmerah sudah didatangi Denpom 2 Jaya Cijantung.

Indra ditanya soal kronologis penganiayaan yang terjadi Jalan Balai Rakyat RT05/05, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kamat Jati, Jakarta Timur pada Rabu (18/8/2021).

"Saya kemarin dijemput Jumat (20/8/2021) sekira pukul 14.00-14.30 WIB, sempat ditanya-tanya di rumah, setelah itu dibawa ke Denpom Jaya," kata Indra saat ditemui Wartakotalive.com, Sabtu (21/8/2021).

Setelah ditanya di rumah, akhirnya Indra di bawa oleh dua anggota ke Markas Denpom 2 Jaya Cijantung untuk diperiksa secara mendalam.

Baca juga: Anggota Dewan Saling Selisih Paham, Interpelasi Formula E Dianggap Bikin Pusing Warga Ibu Kota

Ia juga sempat divisium terkait luka penganiayaan yang dilakukan Sertu S di depan rumah kontrakannya.

"Saya disumpah, disuruh cerita sebenarnya dan sejujur-jujurnya," kata dia.

Indra mengaku, pemeriksaan di Markas Denpom 2 Jaya Cijantung selesai sekira pukul 21.00 WIB.

Selama proses pemeriksaan, Indra tidak dipertemukan dengan Sertu S di sana.

"Kalau dari kita sih enggak nuntut ya, tapi pengakuan Denpom sih bakal tetap diproses," jelas dia.

Baca juga: Rekaman CCTV Ketika Ayahnya Menganiaya Warga Viral, Anak Sertu S Polisikan Pihak yang Sebar Video

Dituduh Jual Narkoba

Diberitakan sebelumnya, seorang oknum anggota TNI berinisial S dilaporkan telah menganiaya warga di Jalan Balai Rakyat RT 05/05, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur pada Rabu (18/8/2021).

Peristiwa tersebut diungkapkan Indra Hatta (31) korban penganiayaan.

Kejadian tersebut bermula ketika dirinya tengah memindahkan sepeda motor karena pelaku ingin melintas.

"Jadi dia klakson karena banyak motor di depan gang, akhirnya saya keluar mindahin satu motor Yamaha Fino," kata Indra saat ditemui Warta Kota pada Jumat (20/8/2021).

Baca juga: 13 Pejabat Pemprov DKI Dilantik, Anies Minta Mereka Pahami 3 Pesan, Salah Satunya 23 Janji Gubernur

Indra menerangkan, usai memindahkan, ia duduk di atas sepeda motor Yamaha Fino miliknya itu.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved