Covid19

Sudin Sosial Jakbar Data Anak Yatim Korban Covid-19 Penerima Bansos, Ini Kriteria dan Persyaratannya

Biasanya kata Fatma kriteria anak yatim yang disantuni harus sesuai dengan undang-undang yakni berusia nol sampai 12 tahun.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dedy
dok lmp dki
ILUSTRASI ANAK YATIM --- Ketua Markas Daerah Laskar Merah Putih DKI Jakarta, H.Agus Salim, SE, mengadakan santunan kepada anak yatim di kediamannya, Matraman, Jakarta Timur. 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH -- Pemerintah Kota Jakarta Barat mulai mendata anak yatim yang orang tuanya terpapar Covid-19.

Sudin Sosial Jakarta Barat akan berkoordinasi dengan Sudin Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Barat dalam mendata anak yatim.

"Kami sudah dapat surat dari Kementerian Sosial dua hari lalu. Kemudian arahan dari Wakil Gubernur juga sudah turun," tutur Seksi perlindungan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Sudin Sosial Jakarta Barat Fatmawati dikonfirmasi Jumat (20/8/2021).

Biasanya kata Fatma kriteria anak yatim yang disantuni harus sesuai dengan undang-undang yakni berusia nol sampai 12 tahun.

Sampai saat ini pihak Sudin Sosial belum menerima teknis dari pencairan uang tersebut.

Tapi kata Fatma, kemungkinan syarat santunan masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Yakni surat kematian dari rumah sakit, fotokopi KTP, Kartu Keluarga, ahli waris yang meninggal kemudian surat pernyataan positif bahwa betul meninggal karena wabah Covid-19.

Rencananya kata Fatma, pada Jumat sore ini pihaknya akan zoom meeting terkait dengan teknis pelaksanaan santunan anak yatim.

Fatma menjelaskan, karena program tersebut dari Kementerian Sosial, maka Sudin Sosial Jakarta Barat hanya mendata anak yatim.

Sementara pencairan dana akan dilakukan oleh Kementerian Sosial.

"Jadi jumlahnya berapa dan itu dicairkan dalam bentuk uang tunai atau bukan saya masih belum tahu. Karena itu wewenang Kementerian Sosial," tandasnya.

Sebelumnya berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 per 20 Juli 2021, ada 11.045 anak menjadi yatim piatu, anak yatim atau piatu.

Baca juga: Penuhi Seruan Mensos Risma, Pemkot Bekasi Akan Lakukan Pendataan Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

Baca juga: Begini Alasan Pemerintah Kota Bekasi Prioritaskan Alokasi Vaksin Sinovac Ketimbang Vaksin Pfizer

Baca juga: Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin, Para Jamaah Masjid Istiqlal Anggap Tak Masalah Justru Lebih Baik 

Baca juga: Dinas Bina Marga DKI Kesulitan Bangun Trotoar di Kawasan Stasiun Rawa Buaya, Ini Kendala di Lapangan

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved