Berita Jakarta

Dinas Bina Marga DKI Kesulitan Bangun Trotoar di Kawasan Stasiun Rawa Buaya, Ini Kendala di Lapangan

Rencananya pembangunan trotoar itu rampung 24 November 2021. Sehingga total pembangunan 150 hari.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dedy
Kominfotik
Pembangunan trotoar di Jalan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. 

WARTAKOTALIVE.COM, CENGKARENG --- Pembangunan trotoar sepanjang 2,4 kilometer (km) dibuat di Jalan Duri Kosambi, kawasan Stasiun Rawa Buaya, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Kasi Pembangunan dan Peningkatan Kelengkapan Jalan Dinas Bina Marga DKI Budi Cahyo mengatakan bahwa pembangunan trotoar sudah dimulai sejak 28 Juni 2021.

"Pembangunan merupakan aspiriasi dari warga sekitar yang disampaikan ke pimpinan untuk diwujudkan gambarannya seperti itu," ujar Budi dikonfirmasi Jumat (20/8/2021).

Trotoar di Jalan Duri Kosambi itu dibangun di sisi kiri dan kanan jalan.

Trotoar melintang dari perlintasan rel kereta api dekat Stasiun Rawa Buaya ke arah kantor Kelurahan Duri Kosambi.

Rencananya pembangunan trotoar itu rampung 24 November 2021. Sehingga total pembangunan 150 hari.

Sampai saat ini pembangunan baru mencapai 10 persen.

Budi mengatakan menemukan sejumlah kendala saat pembangunan trotoar.

Lahan yang sempit menjadi tantangan dalam pembangunan.

Sebab, pembangunan trotoar tidak memakan badan jalan namun hanya di bagian sisi kiri kanan jalan.

"Jalan itu memang cukup sempit. Lebar jalan existing itu sekitar 6 meter jadi kami membangun trotoar tidak mengurangi lebar jalan tapi memanfaatkan sisa tepi jalan yang ada," jelas Budi.

Trotoar juga dibangun di atas sheetpile saluran air.

Sehingga saluran akan ditutup dan dipercantik dengan sheetpile.

Diharapkan kata Budi, trotoar itu juga dapat mencegah parkir liar yang kerap berjejer di Jalan Duri Kosambi.

Sebab, kiri kanan jalan wilayah tersebut kerap dijadikan parkir liar. 

Sementara itu Seko Iin Mutmainnah meminta aparat wilayah setempat melakukan pemetaan kondisi di lokasi penataan trotoar-pedestrian. 

“Tolong ini jadi perhatian, dikomunikasikan dengan baik kepada warga masyarakat, bahwa pembangunan harus didukung oleh semua pihak,” tandasnya. 

Ia pun mencontohkan lokasi lain di wilayah DKI yang sudah ditata dan menjadi bagus dengan pedestrian yang nyaman buat pejalan kaki.

Baca juga: Begini Alasan Pemerintah Kota Bekasi Prioritaskan Alokasi Vaksin Sinovac Ketimbang Vaksin Pfizer

Baca juga: KABAR GEMBIRA, Tren Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten BekasI Terus Menurun, Kini Tersisa 653 Kasus

 
 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved