Kriminalitas

Oknum Babinsa Koramil Palmerah Aniaya Warga KramatJati, Korban Sempat Dituduh Jual Narkoba

Oknum Babinsa Koramil Palmerah Aniaya Warga Kranat Jati, Korban Sempat Dituduh Jual Narkoba

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Indra, korban penganiayaan Anggota Babinsa Koramil Palmerah 

WARTAKOTALIVE.COM, KRAMAT JATI - Seorang oknum anggota TNI berinisial S dilaporkan telah menganiaya warga di Jalan Balai Rakyat RT 05/05, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur pada Rabu (18/8/2021).

Peristiwa tersebut diungkapkan Indra Hatta (31) korban penganiayaan.

Kejadian tersebut bermula ketika dirinya tengah memindahkan sepeda motor karena pelaku ingin melintas.

"Jadi dia klakson karena banyak motor di depan gang, akhirnya saya keluar mindahin satu motor Yamaha Fino," kata Indra saat ditemui Warta Kota pada Jumat (20/8/2021).

Baca juga: 13 Pejabat Pemprov DKI Dilantik, Anies Minta Mereka Pahami 3 Pesan, Salah Satunya 23 Janji Gubernur

Indra menerangkan, usai memindahkan, ia duduk di atas sepeda motor Fino tersebut.

Karena Indra berpikir bakal memindahkan lagi sepeda motor tersebut ke lokasi semula.

"Terus dia berhenti buka kaca, nanyain saya harga narkoba (sabu) satu gram berapa, saya jawab enggak tahu sampai empat kali," ucapnya.

Kemudian, Indra pun menanyakan apakah S ini yang pernah melaporkan dirinya ke Polsek Kramat Jati.

Baca juga: Dukung Transformasi Digital UMKM, Bank Aladin Syariah Gandeng Facebook Gelar Literasi Keuangan

Sebab, saat dilaporkan itu Indra digerebek sama polisi dan tidak ada barang bukti narkoba sedikit pun.

Karena tidak ada barang bukti, Indra dibebaskan dari Polsek Kramat Jati.

"Saya tanya gitu, dia malah marah-marah terus dia langsung pukul perut saya terus kepala, leher dan punggung," jelasnya.

Indra tidak melakukan perlawanan saat dipukuli oknum Babinsa Palmerah tersebut.

Baca juga: Pemprov DKI Dukung Ditlantas Beri Sanksi Tilang Bagi yang Melanggar Ganjil Genap

Bahkan, ia sempat diancam ingin ditembak oleh oknum TNI tersebut usai menganiaya.

"Warga sempat menolong, istri saya juga yang lagi hamil sampai keluar melerai," tuturnya.

Indra belum melaporkan kejadian ini ke Polsek Kramat Jati ataupun ke Denpom Jaya karena takut diintervensi.

Mengingat yang akan dilaporkan adalah dari instansi TNI yang memiliki pasukan banyak.

"Kemarin sudah mau melapor, tapi enggak jadi karena mikirin keluarga saya," ucapnya.(m26)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved