Virus Corona Jabodetabek

Aturan Makan di Tempat 30 Menit, Warga Jaksel: Enggak Efektif, Penyebaran Droplet Sangat Cepat

Jika ingin aman, kata dia, tempat-tempat umum jangan dibuka, apalagi lokasi untuk berkumpul dalam satu tempat indoor dan dalam keadaan buka masker.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Yaspen Martinus
WARTA KOTA/RAMADHAN LQ
Rumah makan Padang di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (20/8/2021). 

WARTAKOTALIVE, KEBAYORAN BARU - Pemerintah mengubah aturan durasi makan di tempat, dari 20 menit menjadi maksimal 30 menit.

Geraldy (28), warga Pondok Labu, Jakarta Selatan mengatakan, pembatasan waktu tersebut tidak dapat menjamin menekan penularan Covid-19.

“Makan dibatas waktu, saya kira enggak efektif."

Baca juga: Jokowi Diminta Ambil Alih TWK Pegawai KPK, Moeldoko: Jangan Semua Persoalan Lari ke Presiden

"Penyebaran droplet itu sangat cepat,” ujarnya kepada Wartakotalive, Jumat (20/8/2021).

“Bisa saja, baru buka masker, biang virus sudah kita hirup."

"Jadi enggak jaminan juga pembatasan waktu dapat menekan penularan,” sambung Geraldy.

Baca juga: Moeldoko: Presiden Tak Pernah Pusing dengan Kritik, tapi Jangan Sembarangan Bicara

Jika ingin aman, kata dia, tempat-tempat umum jangan dibuka, apalagi lokasi untuk berkumpul dalam satu tempat indoor dan dalam keadaan buka masker, seperti tempat makan.

“Lebih baik tempat makan buka sekadar take away (dibungkus)."

"Selain itu, waktu 30 menit, bagi saya yang asal Sumatera, makan kami paling 10 menit beres,” tuturnya.

Baca juga: Muncul Isu Pemilu 2024 Diundur Hingga 2027, Anggota Komisi II DPR Fraksi PAN Membantah

“Namun, jika seperti ibu saya yang biasa makan slow but sure, ya akan berat."

"Pasti lebih memilih take away saja atau jika mungkin, akan memilih makan di mobil,” tambah Geraldy.

Geraldy berharap, tempat makan memastikan sterilisasi alat makan dengan mencuci secara benar, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Baca juga: Penelitian Terbaru: Vaksin Sputnik V Buatan Rusia Ampuh Lawan Covid-19 Hingga 99 Persen

“Bayangkan, di tempat ramai, petugas cuci bisa asal cuci."

"Untuk itu, perlunya ketegasan dari pengelola tempat makan untuk pastikan alat makan steril sebelum digunakan,” ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved