Kamis, 23 April 2026

Meramu Bisnis Kuliner Kompetitif di Tengah Pandemi Covid-19

Yayasan Dharma Bhakti Astra gelar webinar tetap eksis di tengah kelesuan ekonomi saat Pandemi Covid-19

Dok YDBA
Ketua Pengurus YDBA Sigit P. Kumala membuka Webinar “Menjadi Kompetitif di Bisnis Kuliner” yang diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari UMKM Nasional pekan lalu 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dampak pandemi Covid-19 di berbagai sektor masih dirasakan oleh para pelaku bisnis di berbagai sektor, termasuk kuliner.

Tidak sedikit para pelaku usaha di sektor tersebut terpukul akibat pandemi yang sudah berlangsung selama 1,5 tahun ini.

Untuk memperkuat optimisme para pelaku UMKM di sektor kuliner, Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) menyelenggarakan Webinar “Menjadi Kompetitif di Bisnis Kuliner” yang diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari UMKM Nasional yang jatuh pada tanggal 12 Agustus 2021.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Kembali Picu PHK, Banyak Warga Bojong Menteng Minta Kerja di Situ Rawa Gede

Baca juga: Tak Melulu Musibah, Berkah Pandemi Bawa Haikal Fateer ke Dunia Creator

Webinar dengan pembicara Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMM), Adhi S. Lukman dan Owner Fiva Food sekaligus Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan UKM GAPMMI, Betsy Monoarfa ini dihadiri oleh Ketua Pengurus YDBA Sigit P. Kumala, Sekretaris Pengurus YDBA Ida R. M. Sigalingging, Bendahara Pengurus YDBA Handoko Pranoto serta UMKM Kuliner, baik binaan YDBA maupun umum.

Dalam sambuatannya, Sigit P. Kumala menyampaikan, bahwa banyak langkah yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi kondisi tersebut, seperti melakukan inovasi dan jalin kolaborasi dengan erbagai pihak, salah satunya dengan GAPMMI yang Sigit harapkan dapat membantu mendukung UMKM untuk tetap eksis dan bertahan di masa pandemi.

Baca juga: YDBA Rayakan 41 Tahun Berkarya Membina UMKM

Baca juga: Jelajah Virtual UMKM Binaan YDBA Bagikan Resep Omset Meroket Di Tengah Pandemi

Hal tersebut sejalan dengan pemaparan webinar yang disampaikan oleh Adhi S. Lukman.

Adhi mewakili GAPMMI membuka pintu kepada UMKM kuliner yang ingin berkolaborasi atau berkonsultasi seputar bisnis yang dijalankan. Adhi juga menyampaikan, bahwa di tengah pandemi yang cukup berdampak ini, sektor makanan dan minuman masih memiliki prospek yang sangat baik di Indonesia.

Budaya masyarakat Indonesia yang saat ini senang mengkonsumsi makanan/ minuman sehat, menjadi peluang yang cukup strategis di tengah pandemi saat ini.

Di samping itu, generasi millenial yang memiliki kebiasaan selalu ingin mencoba produk baru pun menjadi peluang UMKM kuliner untuk terus berinovasi dalam mengembangkan bisnisnya.

Di tengah kondisi pandemi dan semakin kompetitifnya bisnis, Adhi mengajak agar UMKM Kuliner terus konsisten dalam menjaga mutu produknya, profesional untuk menjaga konsistensi keberlanjutan usaha, terus berinovasi agar dapat meningkatkan daya saing dan memenuhi kebutuhan konsumen serta rajin mencari informasi terkait regulasi, inovasi dan kolaborasi.

Baca juga: Diskusi Virtual Berbagi Kiat UMKM Binaan YDBA Bertahan Di Tengah Pandemi Covid-19

Baca juga: YDBA dan PAMA Kawal Petani Konvensional Menjadi Petani Organik

Sedangkan, Betsy Monoarfa yang telah menjalankan bisnis nya sejak tahun 1983, menyampaikan tips agar bisnis dapat berkembang dan eksis termasuk di masa pandemi. Memupuk mental wirausaha, tidak mudah putus asa, tidak mudah jenuh, selalu semangat untuk mencapai tujuan, berpikir cerdas dan bekerja tuntas, fokus pada bisnis yang dijalankan serta inovatif dalam berusaha menjadi kunci yang dijalankan Betsy selama 38 tahun merintis Fiva Food yang kini memiliki lebih dari 100 karyawan.

Betsy berpesan kepada para peserta webinar yang hadir, mari maju dan jangan selalu berpikir kecil, karena naik kelas dari mikro menjadi menengah, sangat bisa. Asal UMKM komitmen dalam menjalankan bisnis tersebut.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved