Vaksinasi Covid19
Polda Metro Berencana Evaluasi 10 Hari Digelarnya Vaksinasi Merdeka
Polda Metro Jaya akan segera melaksanakan evaluasi program vaksinasi merdeka yang telah berjalan selama 10 hari.
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya akan segera melaksanakan evaluasi program vaksinasi merdeka yang telah berjalan selama 10 hari.
Evaluasi ini dilakukan untuk mengetahui capaian target vaksinasi itu.
Baca juga: Walhi Protes FPSA Tebet, Wagub DKI: Jangan Artikan seperti Membakar Sampah Biasa di Permukiman
Hal ini diungkapkan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat meninjau sentra vaksinasi merdeka di Kelurahan Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/8).
"Nanti pak Yusri jelasin, besok kita evaluasi, Pak Yusri besok rencananya akan memberikan evaluasi 10 hari vaksinasi merdeka," kata Fadil.
Diungkapkan mantan Kapolda Jawa Timur itu, jika evaluasi vaksinasi merdeka sebetulnya juga telah dilakukan setiap harinya disetiap jajaran Polres yang menjalankan vaksinasi merdeka, namun ia memastikan jika warga yang ikut vaksin terus mengalami peningkatan.
"Tapi jika dilihat cukup signifikan, silahkan beritakan aja ini bagaimana hiruk pikuk dan antusiasme warga dan semangat para relawan itu yang perlu dilihat saya kira," katanya.
Seperti diketahui Polda Metro Jaya melaksanakan program vaksinasi merdeka mulai 1-17 Agustus 2021 mendatang.
Vaksinasi merdeka ini menyasar 900 RW yang ada di DKI Jakarta.
Baca juga: 34 Warga Cina Masuk Indonesia Saat PPKM Level 4, Ditjen Imigrasi: Mereka Punya Izin Tinggal Terbatas
Tujuan vaksinasi merdeka ini tak lain menjangkau masyarakat yang belum vaksin.
Selain itu, sentra vaksinasi merdeka ini digelar di setiap RW yang jumlah partisipasi warga untuk datang ke sentra vaksin kurang.
Sehingga dengan menyasar langsung ke setiap RW akan mempermudah warga untuk menjalani vaksinasi.
44 Titik di Jakarta Pusat
Polres Metro Jakarta Pusat secara resmi melaksanakan vaksinasi merdeka yang di lauching secara serentak di lima wilayah DKI pada hari Minggu (1/8) pagi. Rencana vaksinasi merdeka ini akan digelar selama 17 hari kedepan.
Baca juga: Tersangka Prostitusi Online Gunakan Uang Hasil Mucikari untuk Beli Sabu di Tangerang
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan vaksinasi merdeka ini merupakan bentuk kolaborasi bersama semua pihak untuk menangani pandemi Covid-19.
"Tadi baru saja kita melakukan lauching vaksinasi merdeka. Dimana pada dasarnya ini merupakan monifestasi dari pada konsep pentahelik," kata Hengki Haryadi usai melaunching vaksinasi merdeka di RW 04 Rawasari, Jakarta Pusat, Minggu (1/8/2021).
Dikatakan Hengki, jika pandemi Covid-19 merupakan musuh bersama, sehingga untuk mengatasi pandemi ini membutuhkan peran kolaborasi semua pihak dan komponen bangsa yang lainnya. Dengan adanya peran kolaborasi diyakini pandemi bisa segera diatasi.
"Jadi perlu adanya kontribusi antara Pemerintah dan juga komponen bangsa yang lain apakah itu pelaku usaha, relawan, dokter, kemudian nakes dan lain-lain. Artinya kita harus bersama-sama dan bergotong royong, nah inilah manifestasi," katanya.
Baca juga: 34 Warga Cina Masuk Indonesia Saat PPKM Level 4, Ditjen Imigrasi: Mereka Punya Izin Tinggal Terbatas
Vaksinasi merdeka yang digelar mulai 1 Agustus 2021 hingga 17 Agustus 2021 mendatang itu, merupakan strategi baru dari berbagai strategi vaksin lainnya seperti vaksinasi massal, vaksinasi statis serta vaksinasi keliling.
Hanya saja vaksinasi merdeka ini lebih menyasar langsung ke tingkat-tingkat RW di pemukiman padat penduduk yang mana wilayah tersebut tingkat partisipasi warganya untuk melaksanakan vaksinasi masih rendah.
"Vaksinasi merdeka ini lebih sporadis lagi kita langsung menyentuh ke RW-RW. Nah berdasarkan data di Jakarta Pusat dari beberap tempat kita jadikan satu 44 tempat dan melibatkan beberapa relawan Jakarta memanggil," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/fadil-mudik.jpg)