Breaking News:

Berita Nasional

Kabar Gembira, Para PNS Aktif Peserta Tapera Sudah Bisa Cek Saldo Tabungannya Secara Online

Pengelolaan data dan dana Badan Penyelenggara Tabungan Perumahan (Bapertarum) PNS saat ini sudah dialihkan ke BP Tapera. 

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Feryanto Hadi
Kolase foto istimewa
BP Tapera 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mengumumkan, bahwa para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjadi peserta BP Tapera sudah bisa mengecek saldo tabungannya mulai hari ini melalui portal kepesertaan Sitara yakni peserta.tapera.go.id, Selasa (3/8).

Komisioner BP Tapera Adi Setianto mengatakan, pengelolaan data dan dana Badan Penyelenggara Tabungan Perumahan (Bapertarum) PNS saat ini sudah dialihkan ke BP Tapera

Hal tersebut ditandai dengan ditetapkannya 3,9 juta pegawai negeri sipil (PNS) aktif eks peserta Bapertarum menjadi peserta Tapera.

Baca juga: PPATK Belum Temukan Data Transaksi Sumbangan Senilai Rp2 Triliun Akidi Tio di Sumsel

Baca juga: Pertamina Diakui Dunia, Tembus Fortune Top 500, Erick Thohir: Harus Bisa Bersaing di Level Dunia

“PNS yang ditetapkan menjadi peserta Tapera adalah mereka yang tercatat aktif sebagai pegawai di Kementerian atau Lembaga dan Pemerintah Daerah (Pemda). Hal ini disesuaikan dengan hasil verifikasi data oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang diterima BP Tapera,” ujar Adi saat konfernsi pers virtual peluncuran layanan cek saldo peserta Tapera, Selasa (3/8).

Adi mengimbau, mulai sekarang, agar para peserta Tapera untuk segera melakukan cek saldo sekaligus melakukan pemutakhiran data kepesertaannya.

“Pemutakhiran data ini sangat penting bagi peserta untuk menentukan prinsip pengelolaan dana konvensional atau syariah, minat pembiayaan, dan rekening bank untuk pencairan tabungan saat pensiun nanti,” ungkapnya.

Baca juga: BP Tapera akan Biayai KPR ASN untuk Rumah dengan Harga Berkisar Rp 112-292 Juta

Sementara itu, Deputi BP Tapera Eko Ariantoro mengatakan, bahwa saldo awal peserta Tapera merupakan akumulasi dari iuran PNS aktif selama menjadi peserta Bapertarum sampai dengan Bapertarum dilikuidasi.

Adapun metode perhitungan saldo awal adalah dengan cara mengakumulasikan iuran Taperum beserta pengembangannya dikurangi dengan manfaat yang pernah diambil oleh peserta (apabila ada).

“BP Tapera bekerja sama dengan Aktuaris menghitung saldo awal beserta pengembangannya dengan menggunakan metode perhitungan berdasarkan nilai rupiah saat ini atau present value," jelas Eko.

Baca juga: Demokrat: Kasus Akidi Tio Adalah Peringatan Sangat Keras untuk Pemimpin Agar Berhenti berbohong

Ia menambahkan, apabila saldo awal peserta bernilai “0”, itu berarti jumlah simpanan selama menjadi peserta Bapertarum lebih kecil daripada manfaat yang pernah diambil.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved