PPKM Level 4

Tim Komunikasi UMB Buka Suara Soal Kabar Sejumlah Dosen Dipecat, Dampak PPKM Level 4 Diperpanjang?

Beredar kabar sejumlah dosen dan staf di sebuah kampus swasta di Jakarta dipecat akibat perpanjangan PPKM Level 4.

Editor: Panji Baskhara
Istimewa
Ilustrasi: Sejumlah dosen dan staf di sebuah kampus swasta di Jakarta dipecat akibat dampak aturan perpanjangan PPKM Level 4. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Beredar kabar adanya sejumlah dosen hingga staf dipecat dampak perpanjangan PPKM Level 4.

Diketahui, kabar miring tersebut melanda sebuah kampus swasta ternama di Jakarta, yakni Universitas Mercu Buana (UMB).

Kepada Wartakotalive.com saat dikonfirmasi via WhatsApp, Dudi Hartono selaku Juru Bicara (Jubir) Tim Komunikasi UMB membantahnya.

Dalam hal ini, Dudi mengatakan sejumlah awak media salah mendapat informasi bila terjadi pemecatan terhadap dosen atau staff kampus.

Baca juga: Dosen dan Mahasiswa MTS Mercu Buana Tawarkan Drainase Berwawasan Lingkungan dalam Abdimas

Baca juga: Mahasiswa Mercu Buana Ajarkan Murid SD Budi Mulia Membuat Konten di Youtube

Papar Dudi, 15 orang karyawan UMB yang mengajukan perselihan hubungan industrial ke Dinas Ketenagakerjaan.

"Yang terjadi saat ini adalah, adanya 15 orang karyawan UMB yang mengajukan perselisihan hubungan industrial ke Disnaker. Bukan UMB yang mengajukan hal tersebut." ucapnya kepada Wartakotalive.com, Selasa (3/8/2021).

Mengetahui lebih jauh permasalahan 15 karyawan UMB, Dudi mengatakan permasalahan itu dalam tahap proses di Disnaker.

"Saat ini masalah tersebut masih dalam proses di Disnaker, sesuai dengan prosedur atau ketentuan UU" ucapnya.

Kadisnakertrans Membenarkan

Kepala Dinas Ketanagakerjaan Transmigrasi dan Energi Jakarta, Andri Yansyah tak menampik adanya kabar terkait sejumlah dosen dan staf dipecat di UMB.

Bahkan kata Andri Yansyah, jika permasalahan soal perselisihan tersebut sudah berjalan dan dalam tahap proses persidangan.

Kabar yang beredar, apabila pihak Yayasan Menara Bhakti selaku lembaga pendiri UMB ini melakukan pemecatan secara tidak terhormat terhadap belasan dosen dan karyawannya.

Namun Andri Yansyah pun tak menampik kabar tersebut.

"Sudah dilakukan sidang pertama." singkatnya kepada awak media.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved