Berita Tangsel
Keluarga Korban Minta Polisi Tuntaskan Insiden Kecelakaan Maut di Bintaro
Sayuti mengatakan pihaknya saat ini bakal mengawal tuntas insiden kecelakaan maut yang menghilangkan nyawa kakaknya itu.
WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Kecelekaan maut di Jalan Boulevard Bintaro, Pondok Jaya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban pengendara motor matic yang tewas di lokasi.
Pasalnya, kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan yakni seoorang perempuan pengendara motor matic berinisial H (50) yang juga korban meninggal akibat insiden kecelakaan maut itu.
Meninggalnya H dikarenakan tertabrak oengendara motor gede (moge) berinisial AS (17) yang sedang melakukan kegiatan Sunday Morning Riding (Sunmori) atau kegiatan berkendaran motor pada Minggu pagi.
Baca juga: PPKM diperpanjang, Arief Wismansyah Tunggu Intruksi Lanjutan Dari Mendagri
Baca juga: Imbas Kecelakaan Maut, Polisi Perketat Penjagaan di Ruas Jalan Boulevard Bintaro Jaya
Sayuti Malik (48) selaku adik korban mengaku pihak keluarga telah mengikhlaskan insiden kecelakaan maut yang merenggut nyawa H itu.
"Kita pihak keluarga sudah ikhlas dengan kejadian tersebut," katanya saat ditemui di rumah duka kawasan Sawah Baru, Ciputat, Kota Tangsel, Senin (2/8/2021) sore.
Raut wajah dan mata yang memerah mewarnai pemaparan pihak keluarga kepada awak media kala mengingat kisah tersebut.
Pasalnya sebelum peristiwa terjadi, korban hanya meminta izin kepada ketiga anaknya untuk berolahraga pagi di ruas jalan.
Nahas nasib berkata lain, Sayuti mendapatkan kabar adanya insiden kecelakaan yang merenggut nyawa sang kakak perempuannya itu.
Baca juga: Perjuangan Athaya Ghina Tetap Kreatif Bikin Konten di Tengah Pandemi Covid-19
Baca juga: Penjelasan Camat Pamulang terkait Pesan Berantai Warga Benda Baru Wajib Tunjukkan Surat Vaksin
"Saya pun itu lihat cuman dari CCTV, terus kalau untuk beritahanya jam 8 pagi itu ada datang temannha almarhum ke rumah kasih tahu bahwa beliau kecelakaan. Saya diminta langsung ke Rumah Sakit Fatmawati makanya ternyata beliau meninggal di tempat," jelasnya.
Sayuti mengatakan pihaknya saat ini bakal mengawal tuntas insiden kecelakaan maut yang menghilangkan nyawa kakaknya itu.
Ditambah, almarhumah merupakan tulang punggung keluraga untuk dapat menghidupkan ketiga anaknya.
"Kami berharap sih semua diproses dengan hukuman yang berlaku tinggal kita serahkan kepada pihak kepolisian khususnya Polres Tangsel. Nanti ada dari kami juga pihak keluarga kuasa hukum untuk lebih memperjelas semuanya," katanya.
Korban yang meninggalkan ketiga orang anak tersebut, turut membuat sejumlah pihak berempati.
Semisal, Wahyu Kandacong selaku pengusaha muda asal Makassar yang menyambangi rumah duka almarhumah.
Kedatangan dirinya dalam rang berempati atas meninggalnya sang tulang lunggung terhadap ketiga anaknya itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/suasana-rumah-duka-korban-insiden-kecelakaan-maut-di-kawasan-sawah-baru.jpg)