Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Pemerintah Diminta Setop Penyekatan Mobilitas Warga, Lebih Baik Gencarkan Testing dan Tracing Gratis

Ketika terjadi penyekatan, pemerintah tidak bisa memberikan solusi kepada warga yang dibatasi mobilitasnya.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Yaspen Martinus
Wartakotalive.com/Miftahul Munir
Ratusan petugas gabungan melakukan penyekatan di kawasan Lampiri, di Jalan Raya Kalimalang, Kecamaran Duren Sawit, Jaktarta Timur, Senin (26/7/2021). 

WARTAKOTALIVE, JATINEGARA - Trubus Rahadiansyah, pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, meminta pemerintah tidak memperpanjang pos penyekatan di Jakarta.

Karena, pos penyekatan ini membuat masyarakat tidak bisa bekerja dan mencari nafkah untuk keluarganya.

Terlebih, penyekatan di sejumlah titik ini tidak jelas urgency-nya, dan hasil penerapannya tidak ada juga.

Baca juga: Belum Eksekusi Pinangki ke Lapas, Kajari Jakpus: Tak Masalah, Tidak Perlu Dijemput Paksa

"Kalau warga sudah divaksin, ya udah tidak usah pakai penyekatan lagi, kasihan mobilitas warga terbatas," kata Trubus kepada Wartakotalive, Senin (2/8/2021).

Ketika terjadi penyekatan, pemerintah tidak bisa memberikan solusi kepada warga yang dibatasi mobilitasnya.

Meski sejumlah warga ada yang dapat bantuan sosial tunai, tapi itu tidak bisa membantu kebutuhan ekonomi warga.

Baca juga: 10 Pegawai KPK Meninggal Akibat Covid-19 Hingga 31 Juli 2021, 436 Orang Positif

Sebab, warga hanya mendapatkan BST dari pemerintah sebesar Rp 300.000 per bulan.

Ia meyakini, uang sebesar itu tidak akan bisa mencukupi makan satu keluarga selama satu bulan.

"Pemerintah tidak berikan kompensasi yang memadai kepada warga selama mobilitasnya terbatas," ujar dia.

Baca juga: JPU Belum Eksekusi Pinangki karena Sibuk, Boyamin Saiman: Sejak Ada RI Juga Tiap Hari Banyak Kerjaan

Daripada melakukan penyekatan, Trubus lebih suka aparat gabungan melakukan tracing dan testing kepada warga.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved