Breaking News:

Berita Bekasi

Gerakan ASN Berbagi, Pemkab Bekasi Salurkan 5.150 Paket Sembako kepada Warga & PKL Terdampak Pandemi

Gerakan ASN Berbagi, Pemkab Bekasi Salurkan 5.150 Paket Sembako kepada Warga dan PKL Terdampak Pandemi. Dana tersebut didapat dari hasil patungan ASN

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dwi Rizki
Gerakan ASN Berbagi, Pemkab Bekasi Salurkan 5.150 Paket Sembako kepada Warga & PKL Terdampak Pandemi
Istimewa
Aparatur sipil negara (ASN) Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat membagikan sembako kepada para pedagang kaki lima pada Jumat (30/7/2021).

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat melakukan gerakan aparatur sipil negara (ASN) berbagi.

Kegiatan itu dilakukan serentak di 23 kecamatan Kabupaten Bekasi. Total sudah ada 5.150 paket sembako yang disalurkan para ASN ke masyarakat.

Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengatakan gerakan tersebut merupakan bentuk empati ASN kepada masyarakat yang menghadapai kesulitan selama pandemi.

Para ASN diajak untuk melakukan iuran membeli paket sembako dibagikan ke masyarakat di 23 kecamatan.

"Rencananya pembagian sembako ini diberikan sepekan sekali. Untuk kali ini total ada 5.150 paket sembako yang dibagikan," kata Dani, pada Jumat (30/7/2021).

Dani menyampaikan sumber dana dari program ASN berbagi tersebut, merupakan murni dari dana patungan para ASN yang kemudian dana tersebut dijadikan sembako yang per paketnya bernilai Rp75.000 hingga Rp100.000.

"Yang kita atur harganya per paketnya Rp75.000, ada yang Rp50.000, Rp75.000 dan Rp100.000, supaya para ASN tidak berat juga untuk menyiapkan sembakonya," kata Dani.

Baca juga: Didenda Rp 89 Juta, Juy Putri & Hotel Aston Imperial Jadi Penyumbang Terbesar Denda PPKM Kota Bekasi

Proses pendistribusian paket sembako dilakukan secara langsung di jalanan, maupun melibatkan pengurus RT-RW setempat.

Untuk warga yang menerima bantuan sembako tersebut merupakan warga yang tak tersentuh bantuan dari pemerintah. 

"Yang diutamakan yang diluar DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), karena kan DTKS sudah dapat PKH, sama bantuan tunai. Kemudian yang di luar juga BLT desa, BLTA desa dapet dari desa setiap bulan. Jadi yang belum tersisir dari tiga program itu dan juga di luar yang sudah dapat sembako isoman," kata Dani.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved