Kamis, 16 April 2026

Olimpiade Tokyo 2020

Gagal Capai Target Emas, Lifter Andalan Indonesia Eko Yuli Irawan Mintaa Maaf kepada Erick Thohir

Lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan, kecewa hanya bisa dapat medali perak untuk Merah Putih di Olimpiade Tokyo 2020.

Penulis: Sigit Nugroho | Editor: Sigit Nugroho
Reuters/Edgard Garrido
Eko Yuli tampil di Olimpiade Tokyo 2020, Minggu (25/7/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, TOKYO - Lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan, berhasil menyumbangkan medali perak untuk Merah Putih di Olimpiade Tokyo 2020.

Pria asal Metro, Lampung, itu sukses meraih medali perak di Olimpiade Tokyo 2021 dari nomor 61 kilogram dalam lomba yang digelar di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Minggu (25/7/2021).

Mendapatkan medali perak, Eko Yuli memohon maafkepada masyarakat dan anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC) sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir, Erick Thohir.

Permohonan maaf itu diucapkan, karena Eko Yuli gagal meraih medali emas.

Sebelum berangkat ke Jepang, Eko Yuli sempat bertekad akan mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk dapatkan medali emas di Olimpiade Tokyo 2020.

"Mohon maaf belum bisa meraih medali emas Pak," kata Eko Yuli dikutip dari Indosiar.

Permintaan maaf Eko Yuli ditanggapi kalimat motivasi oleh Erick.

Baca juga: Lifter Andalan Eko Yuli Irawan Sumbang Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Baca juga: Ini Profil Windy Cantika, Atlet Indonesia yang Sumbang Medali Pertama di Olimpiade Tokyo 2020

Baca juga: Gagal ke Semifinal Olimpiade Tokyo 2020, Melani/Mutiara akan All Out di Perebutan Peringkat Final C

"Nggak apa-apa Eko Yuli. Challenge terus Eko Yuli. Saya salut dengan kamu yang sudah bisa menyumbangkan medali sejak usia 19 tahun dengan raihan medali perunggu. Itu jadi medali perunggu pertama Eko Yuli di kejuaraan internasional," papar Erick.

Erick meminta Eko Yuli terus meningkatkan prestasi di event olahraga internasional lainnya.

"Eko Yuli masih punya peluang satu lagi untuk dapat medali emas di Asian Games 2022 yang akan diselenggarakan di Hangzhou, China," ujar Erick.

Eko Yuli dapat medali perak usai gagal angkatan seberat 177 kg.

Sedangkan, medali emas diraih lifter asal China, Li Fabin dari Cina.

Untuk medali perunggu direbut oleh Igor Son dari Kazakhstan.

Sebelum raih medali perak, Eko Yuli yang belum lama ini merayakan ulang tahun ke-32 tahun itu bersaing ketat dengan Li Fabin dan lifter andalan Jepang, Yoichi Itokazu, pada kelas 61 kilogram ini.

Baca juga: Liliyana Natsir Doakan Lifter Eko Yuli Irawan Raih Medali Emas Setelah Dua Perunggu dan Satu Perak

Baca juga: Eko Yuli Irawan Lifter Indonesia Berharap Presiden Joko Widodo Lepas Langsung Kontingen Indonesia

Baca juga: Menpora Minta Eko Yuli Selalu Bayangkan Olimpiade Tokyo

Pada angkatan snatch, lifter yang menjuarai Kejuaraan Dunia 2018 itu menempati posisi kedua dengan angkatan 137 kg.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved