Covid19 Depok

Kejar Tracing dan Testing Covid-19, Pemkot Depok bersama Mendagri Luncurkan Mobil Swab Test Keliling

Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Mendagri Tito Karnavian meluncurkan mobil swab tes keliling untuk menggencarkan 3T.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Vini Rizki
Wali Kota Depok Mohammad Idris (batik kiri) menyaksikan pengguntingan pita yang dilakukan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (kemeja putih kanan) sebagai simbol diluncurkannya Mobil Swab Test Keliling di halaman Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (23/7/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Bersama Wali Kota Depok Mohammad Idris, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meluncurkan mobil swab tes keliling di halaman Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (23/7/2021).

Peluncuran dilakukan seusai Tito melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan Pemkot Depok yang membahas mengenai penanganan pandemi Covid-19.

Baca juga: Bumame Farmasi Tingkatkan Integrasi Pelayanan, Daftar dan Bayar Swab Test Melalui Online

Terdapat dua unit kendaraan roda empat merek Honda HRV yang dijadikan kendaraan untuk melakukan pengetesan terhadap masyarakat di Kota Depok.

Kepada wartawan, Idris mengatakan nantinya mobil tersebut akan melayani masyarakat yang ingun melakukan swab test di rumah.

Mobil swab test keliling ini, lanjut Idris merupakan inovasi yang dilakukan guna meningkatkan pelacakan (tracing) dalam penanganan Covid-19. 

Di mana dalam mewujudkan program ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berkolaborasi dengan PT. Drop Global Tech.

"Tes Covid-19 per pekan di Kota Depok baru mencapai 35 persen. Persentase itu dari target 15 ribu tes per pekan," kata Idris seusai meluncurkan Mobil Swab Test Keliling di Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Miliki Sekda Definitif, Mohammad Idris Tegaskan Tak Ada Tiga Matahari di Pemkot Depok

Untuk dapat meningkatkan tracing atau pelacakan, Idris mengaku pihaknya telah menata sejumlah strategi, diantaranya menggencarkan pengetesan melalui layanan swab antigen maupun PCR di seluruh puskesmas yang afa di Kota Depok.

“Strategi lainnya yaitu dengan meningkatkan kapasitas fasilitas kesehatan (faskes) penguji di Kota Depok yang sebelumnya 2.752 menjadi 4.544 spesimen,” tandasnya.

Sementara itu, guna meningkatkan kapasitas tracing bulanan dengan swab antigen keliling, Pemkot Depok menggandeng kerjasama dengan pihak ketiga.

Melalui kerjasama ini, Idris mengatakan pemeriksaan perbulannya ditargetkan mencapai 20.000.

Selain itu juga ada penambahan sumber daya manusia (SDM) tracer, baik dari tenaga kesehatan (nakes) ataupun masyarakat.

Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Minta Wali Kota Depok Terjun Langsung Berikan Bansos ke Masyarakat

Direktur Utama PT. Drop Global Tech, Ridhwan Basalamah menyatakan, program kerjasama dengan Pemkot Depok diprioritaskan untuk kasus tracing yang sebelumya ada di Puskesmas. 

Untuk mendapatkan layanan swab tes keliling masyarakat dapat berkoordinasi dengan RT-RW setempat untuk melakukan pendataan.

"Setelah didata, RT-RW akan berkoordinasi dengan kelurahan atau Puskesmas untuk melaporkan jumlah yang akan melakukan swab test,” papar Ridhwan.

Setelah mendapatkan laporan itu, pihaknya akan keliling sesuai arahan kelurahan dan Puskesmas. Pada program swab test keliling kolaborasi dengan Pemkot Depok, ada subsidi biaya yang diberikan.

Baca juga: VIDEO : Danrem 061 Serahkan APD dan Beras Bantu Petugas Pengurus Jenazah Covid-19

"Kami juga menyediakan program swab test keliling mandiri dengan biaya yang terjangkau," ujarnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved