Breaking News:

PPKM Darurat

Selama PPKM Level 4 Area Penyekatan di Kota Depok Berkurang Jadi Empat Titik, Berikut Lokasinya

Kasat Lantas Polres Metro Depok AKBP Andi M Indra Waspada mengatakan, jika pada PPKM Darurat terdapat delapan titik penyekatan, maka pada PPKM Level 4

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dedy
Wartakotalive.com/Rizki Amana
ILUSTRASI --- Petugas memeriksa surat izin bekerja bagi pengendara roda dua yang mau melintas di Pos Penyekatan PPKM Darurat Pamulang perbatasan wilayah Kota Tangsel dengan Kota Depok. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Depok mengurangi titik penyekatan di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 yang berlaku dari 21-25 Juli 2021.

Kasat Lantas Polres Metro Depok AKBP Andi M Indra Waspada mengatakan, jika pada PPKM Darurat terdapat delapan titik penyekatan, maka pada PPKM Level 4 ini dipangkas setengahnya.

“Kini dirampingkan menjadi empat titik penyekatan saja,” papar Andi kepada wartawan di Polres Metro Depok, Pancoran Mas, Kota Depok, Jumat (23/7/2021).

Keempat titik penyekatan yang diletakkan di perbatasan masuk maupun keluar Kota Depok itu antara lain ada di Cilangkap Tapos dan Jalan Raya Parung - Bojongsari, Jalan  Margonda (Medan 12) dan Jalan Komjen M Jasin Kelapa Dua Cimanggis. 

“Akan dijaga selama 24 jam dengan penambahan personil gabungan yang menjaga di pos penyekatan menjadi 150 personil sebelumnya ada 75 personil," katanya.

Andi mengatakan, selama PPKM Darurat, pihaknya memantau adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan PPKM.

Semua, lanjut Andi, pada awal pemberlakuan PPKM Darurat terdapat 75 persen pengendara yang tak memiliki surat tanda registrasi perusahaan (STRP) diputar balik dan tidak bisa melanjutkan perjalanan ke luar Kota Depok.

"Namun setelah berjalan PPKM Darurat dan diperpanjang menjadi PPKM Level 4 ini naik 50 persen,” akunya.

Dari catatan Polres Metro Depok, Andi memaparkan terdapat 894 kendaraan yang diperintahkan memutar balik, 505 diantaranya kendaraan bermotor yang ada di Cilangkap dan 394 lainnya ada di Jalan Parung-Bojongsari.

"Untuk mobil yang tidak memiliki kelengkapan dokumen di perbatasan Cilangkap ada 105 dan angkutan  barang ada 20 unit, sedangkan di Sawangan mobil 158 unit, dan angkutan barang ada 22 unit," tandasnya.

Baca juga: Penyekatan di Perbatasan Tangerang-Jakarta Dilakukan Hingga 25 Juli, Tanpa STRP Tak Boleh Masuk

Baca juga: Bantu Warga Isolasi Mandiri di Rumah, Perumdam TKR Tangerang Pasok 1.000 Paket Sembako Plus Vitamin

Baca juga: VIRAL, Video Jokowi Sambangi Apotek di Bogor Cari Obat Antivirus, Petugas Apotek: Sudah Kosong Pak

 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved