Breaking News:

PPKM Darurat

Penyekatan di Perbatasan Tangerang-Jakarta Dilakukan Hingga 25 Juli, Tanpa STRP Tak Boleh Masuk

Hari ketiga perpanjangan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat atau PPKM Level 4 di titik pencegatan Kalideres.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Situasi titik pencegatan kalideres, Jakarta Barat pada hari ketiga masa Perpanjangan PPKM Darurat, Jumat (23/7/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, KALIDERES --- Hari ketiga penerapan perpanjangan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat atau PPKM Level 4 di titik penyekatan Kalideres, Jakarta Barat berlangsung lancar.

Tidak terjadi penumpukan pengendara atau kemacetan panjang yang terjadi di jalur penyekatan menuju wilayah Jakarta tersebut.

Kanit Lalu Lintas (Lantas) Polsek Kalideres, AKP Arif Rahman Hakim, mengatakan, mobilitas masyarakat pengendara roda dua atau sepeda motor dari Tangerang menuju Ibukota Jakarta semakin berkurang.

Kepadatan terjadi justru disebabkan oleh kendaraan besar seperti truk box dan kontainer yang membawa alat berat pabrik dan juga sembako.

"Kepadatan disini justru didominasi kendaraan besar beberapa hari terakhir, justru kendaraan pribadi baik mobil atau motor terus berkurang intensitasnya," ujar AKP Arif Rahman Hakim saat diwawancarai Wartakotalive.com, di titik penyekatan Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (23/7/2021).

Arif menambahkan, pihaknya tetap akan menjaga pos penjagaan hingga hari terakhir masa perpanjangan PPKM level 4 yang rencananya hingga 25 Juli 2021 nanti.

"Untuk weekend masih akan tetap kita jaga, selama pemerintah masih menetapkan PPKM di wilayah Kalideres ini, tetap akan kami jalankan sesuai arahan pimpinan kami," kata Arif.

Selama penyekatan masih dilakukan, lanjut Arif, pemeriksaan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) bagi para pengendara yang ingin melintas masih akan tetap dilakukan.

Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi mobitas masyarakat, guna menekan penyebaran kasus Covid-19.

Bagi pengendara yang tidak melengkapi persyaratan yang sudah ditentukan, pengendara akan diarahkan untuk memutar balik kendaraan miliknya.

Namun, jika pengendara mampu menunjukan surat tugas yang ditetapkan, baru diizinkan melintasi titik penyekatan tersebut.

"Masih kita periksa apakah memiliki persyaratan atau tidak, bilamana ada aktivitas pengendara yang tidak mendesak, akan kita arahkan untuk memutar balik kendaraannya," lanjutnya.

Pantauan Wartakotalive.com pada pukul 17.00 WIB, situasi ruas jalan Daan Mogot dari Tangerang menuju Jakarta dan juga sebaliknya tampak lengang, meskipun menjelang weekend.

Pengendara sepeda motor yang ingin melintasi pos pencegatan ini umumnya para pekerja ojek online, dan kendaraan besar.

Meski demikian, beberapa petugas gabungan Polri, Satpol PP DKI Jakarta tetap berjaga di pos pencegatan tersebut untuk memeriksa satu persatu pengendara yang ingin melintas.

Baca juga: Bantu Warga Isolasi Mandiri di Rumah, Perumdam TKR Tangerang Pasok 1.000 Paket Sembako Plus Vitamin

Baca juga: Permintaan Tinggi, Posko Oksigen di Bogor Sibuk Layani Permintaan Isi Ulang dari 29 Rumah Sakit

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved