Breaking News:

Covid19 Jakarta

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Polda Metro Ingatkan Bahaya Klaster Baru Demo

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus meminta masyarakat tidak terprovokasi atas seruan demo tolak PPKM Darurat, karena jadi klaster.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Valentino Verry
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Polda Metro Ingatkan Bahaya Klaster Baru Demo
Warta Kota/Budi Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus meminta masyarakat untuk hati-hati jika ingin menggelar demo, sebab bisa memicu klaster baru.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Di media sosial beredar seruan aksi demonstrasi menolak PPKM yang akan berlangsung dengan longmarch menuju Istana Negara, Sabtu (24/7/2021).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus meminta masyarakat tidak terprovokasi atas seruan itu dan meminta lebih bijak jika ingin menyampaikan pendapat.

Baca juga: PPKM Darurat, Bisnis Makanan Yummykitchen Siap Ekspansi 50 Dapur Hingga Akhir Tahun

 Mengingat angka positif Covid-19 masih tinggi di wilayah DKI Jakarta dan aksi demonstrasi justru dapat menimbulkan klaster baru.

"Kita ketahui bersama angka kasus aktif Covid-19 di Indonesia masih cukup tinggi,” ujar Yusri, Jumat (23/7/2021).

“Kemarin itu di angka 40.000. Coba bagaimana, ini mau kumpul-kumpul kerumunan menyampaikan pendapat, apa tidak bisa menimbulkan klaster baru klaster kerumunan karena demo," lanjutnya.

"Maka dari itu, teman-teman saudara sekalian, yang akan mengikuti kegiatan tersebut atau ingin menyampaikan pendapat tolong pikirkan dengan bijak," katanya.

Baca juga: Ombudsman Jakarta Usulkan BST ke Warga DKI Rp2,5 Juta Per KK sebagai Dampak PPKM Darurat

Menurut Yusri, jika masyarakat ingin menyampaikan pendapat terkait PPKM Darurat, dapat mengunjungi instansi pemerintah termasuk Polda Metro Jaya.

"Kemudian menyampaikan ke pihak terkait dengan jumlah massa yang terbatas," katanya.

Hal tersebut kata Yusri agar menghindari terjadinya kerumunan di masa pandemi Covid-19.

"Silakan kalau mau menyampaikan pendapat, bisa datang langsung ke Polda Metro Jaya atau instansi lain,” ujarnya.

“Secara bijaklah jika ingin menyuarakan pendapat, ini untuk menghindari kerumunan," katanya.

Baca juga: PPKM Darurat, Pameran Otomotif GIIAS 2021 Dijadwalkan Ulang akan Digelar pada November

"Seperti yang kemarin dari teman-teman ojek online, sama kita komunikasikan mereka datang dan omongkan semua baik-baik,” lanjutnya.

Tidak usah datang beramai-ramai karena akan menimbulkan kerumunan," tandas Yusri.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved