Virus Covid19
Ini yang Harus Dihindari dan Menjadi Titik Lengah Penyebaran Virus Covid-19
Dokter spesialis paru, Erlina Burhan, mengungkapkan beberapa titik lengah yang mengakibatkan penyebran virus Covid-19 kin masif.
Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Valentino Verry
Secara ilmiah bila terlalu banyak yang terinfeksi maka virus ini pun akan bermutasi dan semakin meningkat.
Baca juga: Kebiasaan Baru Pandemi Covid, Anak-anak Kombes Ady Wibowo Dibiasakan Jadi Khotib Saat Salat Jamaah
Ketika virus masuk ke tubuh dan bisa melakukan kerusakan sel sistem kekebalan tubuh sehingga virus ini survive, virus ini bermutasi menjadi varian yang berbeda dari yang pertama.
Saat ini di Indonesia terbanyak ditemui varian Delta.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) memberi nama varian dengan istilah alpha, beta, delta, dan lainnya untuk memudahkan.
Sebelumnya di Indonesia yang banyak ditemui varian Alpha.
Sebagai perbandingan tingkat keparahan dan penularan varian Alpha bila diberi bintang hanya satu, pada Delta menjadi empat bintang.
“Varian Delta mampu menembus kekebalan imun kita dan menurunkan efikasi vaksin," ujarnya.
Baca juga: Manfaatkan Media Sosial, NJ Mania Tetap Jalin Silahturahmi di Tengah Pandemi Covid-19
"Lebih cepat berkembang biak dan menimbulkan keparahan tinggi disemua usia," imbuhnya.
"Varian sebelumnya banyak menyerang orang tua, memiliki komorbid, sekarang pasien muda dan sehat juga bisa karena virus ini bisa mengelabui sisitem imun,” papar Erlina saat menjadi pembicara di acara PT Soho Global Health dengan topic Waspadai Lonjakan Covid-19, Ayo Lindungi Keluarga, yang disiarkan lewat youtube belum lama ini.
Ia mengatakan, mau tidak mau, cara pencegahan Covid-19 dengan varian ini juga harus berubah dan meningkat.
Protokol kesehatan dengan 5M harus benar-benar dilakukan.
Bahkan kini Kemenkes juga mengumandangkan 6M dengan tambahan 1M, yakni meniadakan makan dan minum bersama.
Bila dulu masker disarankan menggunakan satu masker cukup, kini disarankan menggunakan masker ganda.
Baca juga: Kophi dan BenihBaik, Kolaborasi Bantu Jurnalis Terdampak Covid-19
Bagian dalam masker medis, lalu dibagian luar menggunakan masker kain.
Jangan menunda untuk melakukan vaksinasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/juru-bicara-tim-dokter-pasien-covid-19-rsup-persahabatan-erlina-burhan.jpg)