Breaking News:

PPKM Darurat

Anies Baswedan Siap Jika Pemerintah Memperpanjang PPKM Darurat

Anies Baswedan mengatakan, jika PPKM darurat diperpanjang nasional, maka dibutuhkan koordinasi dari setiap daerah untuk mempersiapkannya.

Warta Kota/Joko Supriyanto
Anies Baswedan saat di Monas, Gambir, Jakarta Pusat (18/7/2021), mengatakan, Pemprov DKI Jakarta sedang menunggu keputusan pemerintah pusat tentang perpanjangan PPKM darurat. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR  -  Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan, Pemprov DKI Jakarta siap jika pemerintah pusat memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Namun, saat ini, kata Anies Baswedan, pihaknya masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait PPKM darurat tersebut.

Anies Baswedan mengatakan, jika PPKM darurat diperpanjang secara nasional bukan regional, maka butuh koordinasi dari setiap daerah untuk mempersiapkannya.

"Jadi keputusannya dilakukan bukan per provinsi atau per kabupaten atau kota tapi dilakukan secara nasional dan itu kita tunggu keputusannya," kata Anies Baswedan, di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (18/7/2021).

Mengenai perpanjangan PPKM darurat itu, Anies Baswedan mengatakan, Pemprov DKI Jakarta sudah siap jika pemerintah pusat akan memperpanjang PPKM darurat.

Baca juga: Karyawan dan Pegawai Mal Terancam di-PHK Apabila PPKM Darurat Diperpanjang

Baca juga: Anies Baswedan Tunggu Penerapan PPKM Darurat secara Nasional

Namun, penetapan dilakukan secara nasional sehingga dia masih menunggu keputusan pemerintah.

"Jadi ini adalah sebuah kesatuan, kita nanti akan melaksanakan sesudah ada ketetapan secara nasional, jadi itu nanti kita akan tunggu keputusannya," katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah masih melakukan evaluasi terkait penerapan PPKM darurat Jawa-Bali.

Pengumuman diperpanjang atau tidaknya PPKM Darurat akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo dalam 2 atau 3 hari lagi.

Luhut mengatakannya saat konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: Anies Beri Wejangan ke Satpol PP untuk Tetap Beradab dalam Menindak Pelanggar PPKM Darurat

Baca juga: Akibat PPKM Darurat Lurah Cipete Selatan Imbau Warga Salat Iduladha di Rumah Masing-masing

"Saat ini kami sedang melakukan evaluasi terhadap apakah PPKM dengan jangka waktu dan apakah dibutuhkan perpanjangan lebih lanjut, kami akan laporkan kepada Bapak Presiden."

"Saya kira dalam 2-3 hari ke depan kita akan umumkan secara resmi," kata Luhut.

Dia menjelaskan, ada dua indikator yang menjadi evaluasi dalam pengambilan keputusan soal PPKM darurat yakni penambahan kasus dan bed occupancy rate (BOR) rumah sakit.

Menurutnya, saat ini indikator penambahan kasus dan bed occupancy rate mulai membaik.

"Dan kebetulan dua hari terakhir ini kita lihat membaik dan kita juga melihat periode 14 sampai 21 hari itu kita sudah memasuki dalam periode tersebut," ujarnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved