Breaking News:

Sport

Sudah Cetak Sejarah, Percasi Masih Menanti Sejarah Baru dari Pecatur Indonesia di FIDE World Cup

Sejarah baru telah tercipta di dunia percaturan Indonesia usai empat pecatur Indonesia lolos ke kejuaraan catur dunia, FIDE World Cup 2021.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Hamdi Putra
Konferensi Pers UT Inspiring Youth, Equity Tower, Jakarta Selatan, Selasa (27/2). Dari kiri ke kanan : Kristianus Liem (pembina UT Inspiring Youth), Utut Adianto (Ketua Umum PB Percasi 2017-2021), Gidion Hasan (Presiden Direktur UT), Novendra Priasmoro (International Master),MC, Aditya Bagus Arfan (Candidate Master), Eka Satria (Ayah Aditya). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejarah baru telah tercipta di dunia percaturan Indonesia usai empat pecatur Indonesia lolos ke kejuaraan catur dunia, FIDE World Cup 2021 di Sochi, Rusia.

Ke empat pecatur tersebut, yakni GM Susanto Megaranto, IM Mohamad Ervan, WGM Irene Kharisma Sukandar, dan Medina Warda Aulia.

Tak berhenti di situ, tinta emas langsung ditorehkan oleh dua srikandi Indonesia, Irene dan Medina yang lolos ke babak kedua.

Hal itulah yang membuat bangga Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi).

"Ini memang sejarah baru Indonesia bisa meloloskan dua pecatur putri ke kejuaraan dunia dan keduanya lolos ke babak kedua," kata Henry Hendratno selaku Sekjen Percasi kepada Warta Kota, Kamis (15/7/2021).

Baca juga: Percasi Sebut Laga Dewa Kipas vs GM Irene Bukan Momentum Kebangkitan Dunia Percaturan Indonesia

Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Tenaga Ahli Utama KSP Mengaku Ada Kemungkinan PPKM Darurat Diperpanjang

Baca juga: Irene Kharisma Sukandar dkk Kunjungi Bambang Soesatyo Bahas Turnamen Catur Piala Ketua MPR RI

"Sejarah lainnya, yaitu ada empat pecatur kita lolos. Pada tahun-tahun sebelumnya, Indonesia hanya berhasil meloloskan satu pecatur saja," ujar Henry.

Sementara itu, torehan manis juga diraih GM Susanto yang akhirnya lolos ke babak kedua, dimana sebelumnya dirinya selalu kandas di babak pertama.

Susanto pun mensejajarkan dirinya dengan GM Utut Adianto yang pernah melaju ke babak kedua tahun 1996, dan 2004.

"Susanto telah membuktikan dirinya mampu lolos ke babak kedua. Dan memang di babak kedua ini dia langsung bertemu dengan pecatur unggulan dari Amerika Serikat, Fabiano Caruana. Semoga bisa menang. Jika menang, ini akan sejarah baru bagi Indonesia pula," tutur Henry.

Sementara itu, WGM Irene pun diharapkan bisa memang melawan tuan rumah, Valentina Gunina, sedangkan Medina akan menghadapi pecatur India, Dronavalli Hallika.

"Kalau bicara pengalaman, semoga Irene bisa melaju ke babak selanjutnya ya. Harapannya semoga mereka tetap bisa menjaga fokus dan kesehatan disana," jelas Henry.

Adapun satu pecatur Indonesia, IM Mohamad Ervan tak bisa bertanding karena positif Covid-19, bersama dengan manajer tim, Kristianus Liem.

Keduanya pun tengah dirawat.

"Sayang sekali Ervan positif Covid-19 ya, padahal di sangat bagus di Asia Continental. Dan dari sini juga sudah vaksin dua kali dan tes PCR. Namun di sana terkena Covid-19 dan dirawat di rumah sakit di sana," papar Henry. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved