Rumah Singgah Covid19

Pemkab Tangerang Sulap Kantor Menjadi Rumah Singgah Covid-19 untuk Hadapi Lonjakan Kasus

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar bergerak cepat mengatasi lonjakan kasus Covid-19 di wilayahnya dengan membentuk rumah singgah.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Valentino Verry
Pemkab Tangerang Sulap Kantor Menjadi Rumah Singgah Covid-19 untuk Hadapi Lonjakan Kasus
Warta Kota/Andika Panduwinata
Pemkab Tangerang menyulap sebuah kantor menjadi posko singgah pasien Covid-19 guna mengantisipasi lonjakan kasus.

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Pendemi Covid-19 yang biasa di sebut wabah Corona Virus Desease terus melanda Kabupaten Tangerang, tak sedikit masyarakat menjadi korban baik kesehatan, ekonomi hingga merenggut korban jiwa.

Dalam upaya penanganan pencegahan penanggulangan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Satgas Kecamatan Legok menyiapkan rumah singgah atau Pondok Singgah Karantina Covid-19 di wilayah Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Kantor Wali Kota Jakarta Utara Bakal Dijadikan Tempat Isolasi Mandiri

"Kita meninjau kesiapan Rumah Singgah bagi masyarakat yang terpapar Covid-19 pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) di setiap Kecamatan-kecamatan," ujar Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat meninjau Pondok Karantina Covid-19, Minggu, (4/7/2021).

Di Kecamatan Legok ada gedung bersama keagamaan yang disulap menjadikan rumah singgah, yang diperuntukan merawat pasien Covid-19 dengan pasien OTG.

Hal ini selain penanganan langsung dan meringankan beban rumah sakit, dan rumah singgah Hotel Yasmine yang saat ini penuh merawat pasien Covid-19.

"Mudah-mudahan rumah singgah ini cukup membantu masyarakat yang sedang melalukan isolasi mandiri di rumah. Kita siapkan tempatkan yang layak bagi mereka dan aman agar tidak membahayakan keluarganya," ucap Bupati.

Baca juga: SMA 4 Jakarta Modifikasi Acara Reuni saat PPKM Darurat dengan Menggelar Vaksinasi Covid-19

Camat Legok, Cucu Abdurrosied, menambahkan untuk rumah singgah atau pondok singgah ini didesain untuk karantina para pasien OTG yang saat ini banyak di rumah-rumah masyarakat permukiman padat penduduk.

"Saat ini sudah ada 72 orang yang ingin segera mengisi pondok singgah ini, namun kita persiapkan dua tiga hari ini sudah merawat pasien OTG," kata Cucu.

Sebelumnya ini merupakan Kantor Kecamatan yang dijadikan Gedung Bersama Keagamaan.

"Saat ini kita sulap menjadi rumah singgah covid-19 yang kapasitas pondok singgah ini sebanyak 30 orang dilengkapi tempat tidur, kursi dan toilet terpisah untuk pria dan wanita," ungkapnya.

Personil yang akan diturunkan sekitar 30 hingga 50 orang termasuk tenaga medis.

Baca juga: Anies Baswedan Perintahkan Seluruh ASN dan BUMD DKI Jadi Relawan Covid-19 selama PPKM Darurat

"Fasilitas yang disiapkan mulai tempat tidur, kipas anging, toilet, dapur umum hingga perlengkapan medisnya," tuturnya.

Saat ini, data Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kasus konfirmasi isolasi sebanyak 507 orang, masih banyak yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumah-rumah masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved