Berita Jakarta
Terungkap, Begini Kronologi Video Viral Oknum Pungli Mikrolockdown di Kebon Jeruk
Seorang penjaga portal sebuah pemukiman di Kebon Jeruk, Jakarta Barat meminta jatah uang rokok ke warga yang hendak melintas.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Feryanto Hadi
Sebab portal itu dipasang bukan untuk buka tutup selama kawasan masih zona oranye.
"Dia bukan satpam, bukan keamanan setempat. Hanya warga mengontrak biasa saja. Jadi dua-duanya salah karena memang portal tidak buka tutup," tuturnya.
Namun Saiful menjelaskan bahwa kedua belah pihak sudah berdamai.
Baca juga: Ridwan Saidi Sebut Habib Rizieq Satrio Piningit,Warganet: Satrio Piningit Keturunan Jawa bukan Yaman
Baik korban dan pelaku berdamai di Polsek Kebon Jeruk dan tidak membawa kasus ini ke ranah hukum.
"Jadi salah paham doang. Sudah selesai," beber Saiful.
Sebelumnya viral sebuah video mikro lockdown dijadikan sebagai ajang pungutan liar.
Seorang penjaga portal sebuah pemukiman di Kebon Jeruk, Jakarta Barat meminta jatah uang rokok ke warga yang hendak melintas.
Video itu awalnya diviralkan akun instagram @kamerapengawas pada Jumat (2/7/2021).
Dalam video itu, terlihat seorang wanita yang mengendarai mobil hendak masuk ke sebuah pemukiman.
Namun, jalan di pemukiman itu ditutup oleh portal yang dipasang spanduk bertuliskan PPKM Mikro.
Dalam video, wanita yang merekam video tampak geram. Pasalnya oknum penjaga portal itu memintanya uang roko.
Dalihnya, wanita itu tidak tinggal di RT tersebut.
Baca juga: Pengusaha di Ibu Kota Menjerit Pemerintah Berlakukan PPKM Darurat, Masa Resesi Kian Panjang
"Tapi kan saya tinggal di ujung jalan sana Pak. Masa harus bayar uang rokok," ujar wanita perekam video.
Namun, bukannya membuka portal, oknum penjaga portal itu malah naik pitam dan menghampiri mobil pengendara wanita tersebut.
Oknum itu bahkan menghampiri pengendara dengan posisi masker berada di dagu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/korban-dan-pelaku-pungli-mikrolockdown-di-sukabumi-selatan.jpg)