Sabtu, 25 April 2026

Berita Video

VIDEO : RS Suyoto, Bintaro Tambah Kapasitas Ruangan Hadapi Lonjakan Pasien Covid-19

Rumah Sakit Dr Suyoto Jakarta bersiap menambah kapasitas ruangan untuk menangani pasien Covid-19 yang terus meningkat

Muhamad Fajar Riyandanu
Tangki utama yang mampu menampung 16 ribu m3 Oksigen untuk pasien Covid-19 di RS Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Rumah Sakit Dr Suyoto Jakarta bersiap menambah kapasitas ruangan untuk menangani pasien Covid-19 yang kini meningkat tajam.

Pantauan Wartakotalive.com, Selasa (29/6/2021) siang, kondisi RS Dr Suyoto yang berlokasi di Jalan  Veteran, Jakarta Selatan terlihat ramai.

Banyak orang maupun kendaran roda empat yang hilir mudik.

Simak Video Berikut :

Mayoritas dari mereka adalah warga yang akan melakukan vaksinasi dan para dokter serta perawat yang selalu mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dengan masker dan penutup wajah.

Menurut Kolonel Daniel selaku Kepala Rumah Sakit Dr Suyoto, keadaan seperti ini sudah terjadi sejak usai lebaran.

“Bulan April dan Mei 2021 itu sudah mulai turun, hanya 38 pasien, itu dua hari sebelum lebaran. Usai lebaran perlahan merangkak. Bulan Juni tanggal 13-14 sudah mulai tinggi. Mulai 150-160 pasien,” ujarnya.

Baca juga: Kehabisan Bed, IGD RSUD Kabupaten Bekasi Cuma Layani Pasien Covid-19, Penyakit Lain di Poliklinik

Baca juga: Ada 77 Kamar di Hotel Ciks Mansion yang Disiapkan untuk Pasien OTG dan Tanpa Komorbid

Dani menambahkan, jumlah pasien meninggal dunia di RS Dr Suyoto jumlahnya fluktuatif.  

“Lebih dari sepuluh pasien, yang meninggal dunia kebanyakan lansia,” ucap Dani saat ditemui di ruangannya.

Lebih lanjut, prajurit yang tergabung dalam kesatuan TNI AD ini menuturkan, kapasitas instalasi perawatan di RS Dr Suyoto mulai luber.

Baca juga: Puskesmas Sentra Vaksinasi, Sedangkan RLC Tangsel Menjadi Lokasi Transit Pasien Covid

Kapasitas untuk pasien Covid-19 di rumah sakit ini sanggup menampung 230 pasien.

Di ruang perawatan sudah terisi 210 pasien.

Sementara di IGD ada 50 pasien dan ada 35 pasien yang tertunda penanganan karena kondisinya masih dipantau dengan ketat.

“Delay dalam artian ada pasien yang masih tes antigen saja. Kalau yang masuk ruangan dan dirawat, hasil PCR harus sudah positif,” kata Dani.

Baca juga: Ini Pedoman Resmi dari Kemenkes Perawatan Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri

Menurut data corona.jakarta.co.id per tanggal 28 Juni, kasus positif pasien Covid-19 untuk wilayah DKI Jakarta mencapai 548.409 jiwa.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved