Breaking News:

Kesehatan

Pasang Ring Lebih Optimal Minimalisir Penyempitan Pembuluh Darah Ulang atau Serangan Jantung

Tujuan pemasangan ring pada penyempitan pembuluh darah untuk memperbaiki asupan darah secara memadai.

Istimewa
Ilustrasi operasi jantung dengan pemasangan ring. Pemasangan ring pada penyempitan pembuluh darah untuk memperbaiki asupan darah secara memadai. 

Alasannya, penyakit jantung koroner bersifat degeneratif.

Penyakit jantung koroner atau proses aterosklerosis merupakan proses alamiah yang akan terjadi dengan bertambahnya umur.

Proses aterosklerosis akan terakselerasi bila ada faktor-faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, merokok, sakit kencing manis, hiperkolesterolemia.

Riwayat keluarga dengan penyakit jantung prematur dan kebiasaan hidup tidak sehat.

Baca juga: Infeksi Virus Corona Bisa Sebabkan Penggumpalan Darah di Pembuluh Darah, Berikut Penjelasannya

Baca juga: Tidur Siang Lebih dari Satu Jam Tingkatkan Kematian Dini 30 % dan Risiko Serangan Jantung, WASPADA!

"Pemeriksaaan EKG saat istirahat saja belum cukup untuk orang-orang yang mempunyai lebih dari satu faktor risiko jantung atau telah berumur di atas 30 tahun," kata Dafsah.

Dia menjelaskan, performa jantung dalam mengatasi beban kerja perlu diuji dengan pemeriksaan stress test.

Pemeriksaan stress test bisa dengan treadmill stress test, pemeriksaaan stress echo (Dobutamine Stress Test) atau pencitraan lainnya.

Jika penyakit jantung koroner tidak dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup dan obat-obatan, maka diperlukan prosedur angioplasti (pemasangan ring).

Pemasangan ring jantung merupakan prosedur non bedah dengan anestesi lokal dan sedasi ringan. 

Dia menjelaskan, akses ke pembuluh darah koroner sebagian besar melalui pembuluh darah di pergelangan tangan dan atau pembuluh darah di pangkal paha pada keadaan tertentu.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved