Breaking News:

Dua WNA Bandar Narkoba Lolos Hukuman Mati, Berikut Ini Tanggapan dari INW Hingga Pengamat Kepolisian

Ada dua warga negara asing (WNA) bandar narkoba asal Pakistan dan Yaman berhasil lolos dari hukuman mati.

Editor: Panji Baskhara
Kompas.com
Ilustrasi: Indonesia Narkotic Watch (INW) hingga pengamat kepolisian menanggapi adanya dua WNA bandar narkoba lolos dari jeratan hukuman mati. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bandar narkoba dilakoni dua warga negara asing (WNA), Bashir Ahmed bersama Adel bin Saeed Yaslam Awadh dihukum bui 20 tahun.

Hukuman 20 tahun Bashir Ahmed dan Adel bin Saeed Yaslam Awadh diputuskan langsung oleh Pengadilan Tinggi Banten dan Pengadilan Tinggi Jawa Barat.

Namun Direktur Indonesia Narcotic Watch (INW), Budi Tanjung mengakui merasakan ada hal yang sangat janggal.

Kejanggalan itu, menurut Budi Tanjung, dua pelaku bandar narkoba jenis sabu seberat 821 kilogram berhasil lolos dari hukuman mati.

Baca juga: Cegah Peredaran Narkotika, 19 Napi Kategori Bandar Narkoba Lapas Cipinang Dikirim ke Nusakambangan

Baca juga: Tangkap Bandar Narkoba di Depan Hotel Mercure, Begitu Digeledah Polisi Temukan Sabu 500 Gram

Baca juga: Pernah Jadi Bandar Narkoba, Kini Kepala Desa Rantau Panjang Diserang Residivis Pengedar Narkotika

Sebab, Bashir Ahmed dan Adel bin Saeed Yaslam Awadh mengirim sabu sari Iran 821 kilogram itu melalui perairan Tanjung Lesung Banten Selatan, pada awal tahun 2020 lalu.

Alhasil, Budi Tanjung duga ada indikasi main mata antara majelis hakim Pengadilan Tinggi Banten dengan bandar narkoba jenis sabu.

Menurut Budi Tanjung, hal itu perlu dipertanyakan ke Pengadilan Tinggi Banten soal alasan menganulir keputusan tersebut.

"Yang tangani perkara ini, perlu dimintai alasan atau dasar mengambil keputusan anulir hukuman mati menjadi 20 tahun penjara" katanya, Minggu (27/6/2021).

Mengetahui hal ini, Ia meminta kepada Komisi Yudisial memeriksa pihak terkait yang menangani perkara tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved