Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Sudah Tak Ada Lagi Tempat Tidur Kosong Bagi Pasien Covid-19 di RSUD Pasar Minggu

Saat ini, di IGD RSUD Pasar Minggu masih menunggu adanya tempat tidur atau bed yang sedang diupayakan atau disiapkan pihak RSUD Pasar Minggu

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Rizki Amana
Lobi Utama RSUD Pasar Minggu, Ragunan, Jakarta Selatan. 

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji menjelaskan akibat lonjakan pasien Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir, berakibat tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) bagi pasien Covid-19 di rumah sakit di Jakarta Selatan baik swasta atau RSUD, sudah mencapai 85 persen, sampai Rabu (23/6/2021).

Ini berarti tersisa 15 persen saja bagi pasien Covid-19 di Jakarta Selatan.

"Informasinya BOR di Jaksel, sudah mendekati 80 sampai dengan 85 Persen," kata Isnawa kepada Warta Kota, Rabu (23/6/2021).

Baca juga: ICW Temukan Lima Dugaan Pelanggaran oleh Firli Bahuri, Desak Pimpinan KPK Itu Diminta Mundur

Baca juga: Tekan Kasus Covid-19, Jakarta Islamic Center Ditutup Sementara

Karenanya ia juga berharap disipilin menerapkan protokol kesehatan saat beraktifitas. "Dan di rumah saja, jika tak ada urusan penting sekali untuk keluar," katanya.

Anjuran pakai dua masker

Seperti diketahui, kasus positif Covid-19 di Jakarta melonjak drastis.

Bahkan untuk hari ini, Senin (22/6/2021) jumlah kasus positif secara total di Jakarta bertambah 3.221 kasus dengan total keseluruhan 482.624 kasus.

Berbagai upaya pun dilakukan untuk menekan jumlah kasus Covid-19 di Jakarta.

Salah satunya dengan memperbanyak tes antigen dan vaksinasi Covid-19, serta pembatasan kegiatan masyarakat.

Baca juga: DUH! Selain Sembako Kena Pajak, Dalam Draf RUU KUP, Sekolah Pun Bakal Dikenakan PPN

Baca juga: Penasaran dengan Suara Berdenyit di Kamar, Suami di NTT Pergoki Istri Telanjang dengan Pria Lain

Baca juga: Ternyata di Arab Saudi, Habib Rizieq Bertemu Tito Karnavian, Budi Gunawan dan Dihubungi Wiranto

Namun, selain itu kini Pemprov DKI Jakarta menganjurkan agar warga menggunakan dua masker saat beraktivitas.

"Mengenakan masker jadi satu hal yang wajib dilakukan oleh setiap orang selama masa pandemi ini, guna menekan penyebaran Covid-19. Namun, saat ini waktunya untuk beralih memakai 2 masker," tulis dalam akun Instagram @dkijakarta pada Selasa (22/6/2021).

Hasil studi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), lanjutnya, menunjukkan bahwa penggunaan 2 lapis masker dapat menyaring virus Covid-19 sampai dengan 90 persen

"Ingat, selalu gunakan masker dengan benar. Selain itu, pencegahan akan lebih komplit kalau dibarengi juga dengan menjaga jarak dan hindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun dengan rutin!" jelasnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved